Karena Sakit Hati, Teguh Bakar Rumah Paman Sendiri

SHARE
41 views

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Tim Opsnal Polsek Firdaus, Polres Serdang Bedagai mengamankan seorang pemuda inisial TRS alias Teguh (25) warga Dusun V, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Firdaus AKP Idham Halik, Rabu (13/01/2021) membenarkan penangkapan terhadap Teguh pada hari Senin (11/01/2021) sekira pukul 21:00 WIB di depan bengkel las milik warga pringgan Dusun V, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Dijelaskan Kapolres, Tegus merupakan pelaku pembakaran terhadap rumah korban Suburjoni Kolot (65) merupakan pamannya sendiri yang terletak di Dusun I, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai.

Kejadian bermula pada hari Jumat tanggal 21 Agustus 2020, sekira pukul 21:00 WIB. Dimana korban sedang tertidur di ruang tamu rumah miliknya.

Tiba-tiba mendengar suara mengucapkan salam dari teras rumahnya, selanjutnya korban berdiri dan membuka pintu rumah terlihat seorang pria yang diketahui bernama Teguh langsung marah-marah kepada korban.

“Kau orang tua yang tidak tahu di untung, dikasih hati minta limpah. Ada kau telpon wawaku yang di Tebing Tinggi,” ucap Teguh yang saat itu dengan korban langsung terlibat adu mulut dan pelaku meninggalkan rumah korban.

Namun berselang 5 menit, pelaku kembali datang dengan membawa 1 botol Aqua yang berisikan minyak bensin dan menyiramkan ke dinding rumah korban dan langsung membakar rumah milik korban hingga menimbulkan kobaran api.

Selain membakar, pelaku juga melakukan pelemparan kaca jendela bagian samping rumah milik korban dengan menggunakan batu bata, sehingga mengakibatkan kaca jendela rumah milik korban mengalami pecah dan pelaku langsung meninggalkan lokasi rumah korban.

Atas perbuatan pelaku, korban merasa keberatan sehingga membuat pengaduan ke Mapolsek Firdaus sesuai dengan Laporan Polisi Nomor LP/133/YAN/VIII/YAN.2.6/2020/SU/Res Sergai/Sek Firdaus/ tanggal 22 Agustus 2020.

Petugas mengamankan barang bukti 1 (satu) botol Aqua, 1 (satu) unit Hp merk Nokia warna hitam, 1 (satu) buah batu bata, 1 (satu) batang kayu berdiameter yang kurang lebih 30 Cm yang telah terbakar dan 1 (satu) buah pecahan kaca jendela.

“Motif tersangka melakukan pembakaran karena sakit hati terkait harta warisan, pelaku kita jerat pasal 187 ayat 1 KUHPidana ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” terang Kapolres Sergai.(MR/Azmi)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif