Desember 2020 Sesuai Data BPS Sumut NTP Prosu Sebesar 115,21
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) untuk Provinsi Sumatera Utara (Provsu) berdasarkan perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). Dengan kata lain NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. Dimana NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.
“Di bulan Desember 2020, NTP Provinsi Sumut (2018=100) tercatat senilai 115,21 atau naik 1,06 persen dibandingkan dengan NTP pada November 2020 yakni sekitar 114,00”, beber Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi melalui live streaming, Senin (4/1/2021).
Kenaikan NTP pada bulan Desember 2020 disebabkan naiknya NTP di empat subsektor, yakni NTP subsektor Tanaman Hortikultura sebesar 3,37 persen, NTP subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat 2,11 persen, NTP subsektor Peternakan 0,35 persen, dan NTP Subsektor Perikanan sebesar 0,68 persen.
“Namun untuk NTP subsektor Tanaman Pangan turun sebesar 1,45 persen. Perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mencerminkan angka inflasi/deflasi perdesaan. Di bulan Desember 2020, terjadi inflasi perdesaan di Sumut sebesar 0,88 persen”, katanya lagi.
Sedangkan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provisu di bulan Desember 2020 senilai 116,68 dengan kenaikan sebesar 1,70 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. (MR/156)
