Sosialisasi Perwal No 27/2020 Di Kecamatan Medan Barat Juga Untuk Mensukseskan Pilkada Serentak

Sosialisasi Perwal No 27/2020 Di Kecamatan Medan Barat Juga Untuk Mensukseskan Pilkada Serentak
Bagikan

METRORAKYAT.COM – Untuk menekan jumlah kasus penularan Corona Virus Desease (COVID-19) tentuya dibutuhan kesadaran dan kerjasama dari semua pihak termasuk juga dari diri sendiri. Dalam hal ini, pemerintah kota Medan tidak ingin semakin hari jumlah pasien penderita Covid-19 terus meningkat. Sehingga Walikota Medan setelah berkoordinasi dengan TNI/Polri, Satpol PP, BPBD dan Dinas Kesehatan Kota Medan yang tergabung dalam Satgas Covid-19
Medan dan DPRD Kota Medan akhirnya mengeluarkan Perwal No.27/2020 Tentang Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Medan dan ini langsung di sosialisasikan ke seluruh instansi baik Negeri dan Swasta sampai ketingkat Kecamatan, kelurahan hingga di tingkat lingkungan.

Salah satu yang menyasar dan perlunya dilakukan sosialisasi Perwal No.27/2020 Tentang Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru tersebut adalah warga masyarakat, ini untuk semakin menyadarkan bahwa virus Corona (Covid-19) itu benar adanya dan bukan isapan jempol belaka.

Camat Medan Barat, Rudi Faisal Lubis dengan cepat melakukan sosialisasi Perwal No.27/2020 tersebut kepada bawahannya mulai dari tingkat lurah sampai ketingkat kepala lingkungan. ” Ini sagat penting dan mendesak, untuk mencegah muncul nya cluster-cluster baru penularan Covid-19 apalagi mendekati pencoblosan nanti, sebab, sebentar lagi akan ada pesta Demokrasi secara serentak di seluruh Idonesia dan salah satunya di Kota Medan. Kita ingin, warga masyarakat khususnya di Kecamatan Medan Barat terhindar dari penyakit Corona dan tetap menjaga kesehatan dengan membisakan diri untuk menjaga jarak, menghindari keramaian, memakai masker dan sering mencuci tangan dengan sabun,” ujar Rudi Lubis. (8/11/2020).

Masyarakat sampai saat ini masih butuh sosialisasi agar menjalankan protokol kesehatan yakni 3M dalam kehidupan sehari-hari dimasa pandemi ini.

Meski Kecamatan Medan Barat dan jajarannya mendapat giliran pertama yang mendapatkan sosialisasi Perwal No.27/2020 tersebut, Kamis (22/10/2020) lalu, yang dilaksanakan diPosko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung PKK Jalan Rotan Medan, Medan, puluhan jajaran Kecamatan Medan Barat turut hadir, sedangkan yang bertindak langsung sebagai pembicara adalah Camat Medan Barat Rudi Faisal Lubis.

Meski tidak memiliki angka tinggi untuk kasus penderita Covid-19, namun, kewaspadaan pada penyebaran Covid-19 harus terus diperhatikan dan dijaga. Sosialisasi dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

“Diperlukan dukungan semua pihak, termasuk jajaran Kecamatan Medan Barat untuk menghentikan penularan maupun penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat,” kata Rudi.

Menurut Rudi F Lubis, Kecamatan Medan Barat, sudah melakukan Sosialisasi Perwal No.27/2020 di 3 kelurahan yakni Silalas, Glugur serta Kesawan. “Sosialisasi akan kita lakukan lagi di 3 kelurahan yang belum, sehingga Perwal No.27/2020 telah disosialisasikan di seluruh kelurahan di Kecamatan Medan Barat,” jelasnya.

Rudi yang juga mantan Camat Medan Belawan ini menerangkan, sosialisasi yang dilakukan dengan melibatkan Koramil, Polsek Medan Barat serta 3 puskesmas yang masuk di wilayah Kecamatan Medan Barat. “Kami jadi satu tim turun ke lapangan untuk mensosialisasikan Perwal No.27/2020 kepada masyarakat. Sedangkan sasaran lokasi sosialisasi adalah tempat-tempat yang menjadi lokasi berkerumunnya masyarakat,” imbuhnya.

Rudi mengakui hingga saat ini masih banyak warga masyarakat yang menghiraukan Protokol Kesehatan. Karena Virus Corona (Covid-19) itu benar adanya, perlu kewaspadaan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.

Terutama dalam menghapi Pilkada serentak yang sebentar lagi akan berlangsung, Rudi ingin menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan pada saat berlangsungnya pecoblosan pada pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2020 yang akan berlangsung 9 Desember mendatang. Sebab, pemilihan yang dilakukan berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya karena berlangsung ditengah pandemi Covid-19.

“Pada waktu pemilihan nanti, tentunya akan terjadi kerumunan sehingga rentan terjadinya penularan Covid-19. Hal ini tentunya harus disikapi dan diatasi agar tidak terjadinya penularan. Jangan sampai terjadi cluster baru setelah pemilihan berakhir,” pesannya seraya berharap agar pemilihan nantinya berjalan lancar dan tingkat partisipasi masyarakat memilih tinggi meski di tengah pandemi Covid-19.

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.