Covid-19 di Samosir, Bertambah 4 Kasus Baru Infeksi
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pandemi Covid-19 di Samosir bertambah 4 orang terkonfirmasi positif, yang sebelumnya 7 orang. Dengan pertambahan tersebut sehingga bertambah, kumulatif 48 kasus, sebut Kominfo Rohani Bakara SPd, MM lewat press relis diterima metrorakyat.com, (23/11/2020).
Data tersebut diterima dari Dinas Kesehatan (Dinkes) oleh Satgas Covid-19, Senin (23/11/2020), dengan rincian yakni, Suspek: Nihil, Probable: 1 orang, Konfirmasi Positif: 11 orang, Sembuh: 34 orang, dan Meninggal Dunia: 3 orang.
- MS, (03/11/2020), Lk (35), Desa Parlondut, Kec Pangururan, Rujuk ke Medan.
- PM, (3/11/2020), Pr (36), Desa Parlondut, Kec Pangururan, Rujuk ke Medan.
- TBS, (9/11/2020), Pr (69), Desa Sarimarihit, Kec Sianjurmula-mula, Isolasi Mandiri.
- NS, (2/11/2020), Pr (64), Huta Godang, Kec Pangururan, Isolasi Mandiri.
- MS, (13/11/2020), Lk (67), Onan Baru, Kec Pangururan, Isolasi Mandiri.
- GMR, (12/11/2020), Lk (62), Desa Garoga, Kec Simanindo, Isolasi Mandiri.
- RS, (15/11/2020), Lk (76), Desa Pallombuan, Kec Palipi, Isolasi Mandiri.
- Mi.Si., (20/11/2020), Lk (70), Desa Pallombuan, Kec Palipi, Isolasi Mandiri.
- A.R.S. (20/11/2020), Pr (56), Desa Garoga, Kec Simanindo, Isolasi Mandiri.
- Ro.Na (20/11/2020), Pr (37), Desa Marlumba, Kec Simanindo, Isolasi Mandiri.
- Gw.Si., (21/11/2020), Pr (5) Bulan, Desa Pardomuan Nauli, Kec Palipi, Isolasi Mandiri.
Satgas Covid-19, mengingatkan masyarakat Samosir tetap melakukan protokol kesehatan (Prokes) mengingat adanya pertambahan 4 kasus dengan usia tertinggi 70 tahun dan terendah 5 bulan. “Mari berikan perhatian terhadap seluruh keluarga untuk melakukan prokes, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Bagi masyarakat yang melakukan pesta adat (sukacita/dukacita) agar konsisten menerapkan prokes dan penyederhanaan/penyingkatan acara. Saat ini, sudah tidak waktunya lagi berpegang pada rasa aman palsu karena Covid-19 sudah hadir di tengah-tengah untuk bertransmisi. Jadi, mari utamakan protokol kesehatan ketika melakukan kegiatan di luar rumah dan ini semua untuk keselamatan,”tutupnya. (MR/JB Rumapea)
