Pansus IMB Disetujui Atau Ditolak?

SHARE
97 views

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kota Medan berupaya untuk mencari sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditengah pandemi COVID-19 yang masih terjadi sepanjang tahun 2020. Dilihat dari situasi saat ini meski wabah virus Corona (COVID-19) masih terjadi, dan berdampak terhadap segala aspek perekonomian, sehingga banyak kegiatan usaha pendapatannya menurun. Disisi lain, APBD Pemko Medan tahun 2020 juga banyak terserap digunakan untuk percepatan penanganan pencegahan COVID-19 di kota Medan oleh tim gugus tugas, sehingga banyak program kerja OPD Pemko Medan tertunda. PAD Pemko Medan pastilah berdampak dan mengalami penurunan. 

Disisi lain, pembangunan perumahan, gedung dan pertokoan terus berlanjut. Ini disebabkan kebutuhan akan tempat tinggal dan peluang untuk membuka usaha baru. Namun, sangat disayangkan, hasil dari amatan dilapangan dan temuan anggota komisi IV DPRD Kota Medan, ternyata sangat banyak muncul bangunan di Kota Medan yang tidak memiliki izin mendirikian bangunan atau juga izin bangunan tidak sesuai.

Memang kejadian seperti ini bukan hal baru lagi, dan sudah berlagsung lama, wajar saja laporan PAD dari sektor retribusi IMB mengalami penurunan yang signifikan. Apa sebab, karena diduga banyak mafia bangunan yang memanfaatkan kedekatan ataupun hubungan emosional dengan para oknum pejabat di Pemko Medan, sehingga aparat penegak disiplin dalam hal ini Satpol PP Medan dan juga Dinas DPKPPR Kota Medan seolah enggan untuk mengambil tindakan.

Hal ini tentunya menjadi sorotan masyarakat kota Medan dan sampai ke pada Komisi IV DPRD Kota Medan yang membidangi infrastruktur dan pembangunan.

Dari berbagai rapat dengar pendapat (RDP) yang dilakukan baik dari pengaduan masyarakat, lembaga swadaya masyarakat sampai hasil dari temuan komisi IV DPRD Medan itu sendiri, akhirnya menimbulkan kegerahan terhadap para pengusaha bangunan dan pihak perangkat Pemko Medan yang dianggap tidak tegas dan terkesan membiarkan.

Atas semuanya ini, muncul lah inisiatif dari anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Antonius D Tumanggor dari Fraksi NasDem dengan menggandeng lintas fraksi yang ada di Komisi IV berencana untuk membentuk Panitia Khusus (PANSU) IMB. Awalnya, usulan ini diterima dan menjadi masukan bagi anggota komisi IV yang ingin berupaya agar PAD dari retibusi IMB dapat terdongkrak. Karena menurut inisiator yakni Antonius D Tumanggor, dengan terbentuknya PANSUS IMB maka akan diketahui sisi baik dan buruknya penerapan perda IMB oleh instansi terkait dan dimana kelemahannya yang nantinya akan menjadi masukan bagi peningkatan pendapatan daerah dari sektor retribusi IMB.

Namun, rencana pembentukan PANSUS IMB ini tenyata tidak berjalan mulus, ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak saat itu tidak sependapat, meskipun sudah lebih dari tiga (3) fraksi saat itu yang menyetujui. Namun itupun lambat laun melemah, karena terhambat belum adanya persetujuan dark masing-masing ketua Fraksi masing-masing partai.

Belum lagi, ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE dari Partai PDIP, dan Wakil Ketua Bahrumsyah dari Partai PAN saat itu terang-terangan mengatakan tidak mendukung dibentuknya PANSUS IMB, karena tidak terlalu urgen jika dbanding dengan pembentukan PANSUS COVID-19. Sementara itu, wakil Ketua, Rajuddin Sagala dari Partai PKS sangat mendukung jika dibentuknya PANSUS IMB. Ihwan Ritonga, wakil ketua dari Partai Gerindra pada pernyataannya mengenai rencana pembentukan PANSUS IMB, hanya menegaskan jika hasil dari terbentuknya PANSUS IMB dapat menjamin peningkatan PAD kota Medan dari sektor retribusi IMB, selaku wakil rakyat dari partai Gerindra, Ihwan Ritonga mengatakan siap mendukung, namun jika hasilnya tidak ada, maka, Ihwan Ritonga juga mengatakan akan mempertimbangkan usulan PANSUS IMB tersebut terlebih dahulu.

Sampai kini, usulan rencana PANSUS IMB yang diinisiatif kan oleh Antonius D Tumanggor dari Fraksi NasDem dan beberapa dukungan lintas fraksi yang duduk di Komisi IV DPRD Kota Medan tidak ada kabar lagi atau terkesan mengambang, apakah di setuji atau di tolak ?…bersambung.(Metrorakyat.com)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif