Kominfo Samosir: Ikuti Protokol Kesehatan Untuk Mengurangi Beban Tenaga Medis
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Dinas Kominfo Samosir menghimbau masyarakat tetap ikuti Protokol Kesehatan (Prokes) untuk mengurangi bebas Tim Medis. Melihat hal tersebut, ada tiga fakta utama sebagai yang harus di amati pandemi yakni jumlah pasien terus meningkat, peralatan medis dengan kelengkapan obat serta tenaga medis tetap kurang. Ke tiga itu merupakan bagian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, sebut Rohani Bakara SPd, MM, Senin (28/9/2020).
Masyarakat menghargai tenaga kesehatan secara konsisten melakukan protkes. Selama Covid-19 jumlah tenaga medis terinfeksi per September 2020 yakni apoteker (803), bidang (2.291), perawat (2.983), dan 117 dokter meninggal.
Ini menunjukkan tenaga medis terinfeksi dan meninggal karena dedikasi mereka mencegah Covid-19 di Indonesia sejak Presiden RI Joko Widodo Maret 2020 lalu.
Sambung Rohani, secara psikologis, keluarga tenaga medis terpapar pastilah terganggu mendengar keluarga terpapar dan meninggal dunia selain itu ada yang sembuh dan kembali seperti biasa.
Oleh karena itu, GTPP Covid-19 mengajak menghargai tenaga medis yang bertugas selama pandemi ini. Menghargai mereka melakukan prokes secara konsisten lewat Gerakan 3M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, dan menjaga jarak dari kerumunan yang berpotensi penularan.
GTPP Covid-19 tetap mengimbau masyarakat melakukan prokes selama pandemi.
Dengan melakukan ini, masyarakat sudah menghargai tenaga medis yang berjuang keras di lini depan pencegahan dan penanganan Covid-19.
Keyakinan kesadaran masyarakat Samosir melaksanakan prokes, semakin baik mencegah dan menangani daya infeksi Covid-19 di Samosir. “Mari lakukan prokes secara konsisten ketika beraktivitas di luar rumah serta hargai jerih payah tenaga medis di lapangan.
Data Covid-19 Samosir, Suspek Nihil, Konfirmasi satu orang, sembuh satu orang, meninggal satu orang. (MR/JB Rumapea)
