Bupati Beri Penjelasan Terkait Pemulangan TKI Asahan

Bupati Beri Penjelasan Terkait Pemulangan TKI Asahan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, ASAHAN – Bupati Asahan H. Surya, B.Sc melalui Kadis Kominfo Rahmat Hidayat Siregar berikan penjelasan terkait pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia, Rabu (19/8/2020) di Kisaran. 

Berdasarkan hasil koordinasi Pemkab dan KBRI serta Diaspora Network Chapter Indonesia (DNCI) diperoleh informasi bahwa pelabuhan Port Klang telah resmi memberi kemudahan bagi TKI/WNI-B berstatus ilegal atau tinggal di Malaysia tanpa memiliki dokumen sah yang ingin kembali ke tanah air asal memenuhi persyaratan.

 “ TKI/WNI-B yang ingin kembali dapat mendatangi kantor Imigrasi yang terdekat atau melakukan pendaftaran secara online di portal imigrasi asal memiliki paspor/SPLP yang masih berlaku, serta membayar kompoun atau denda yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ” ujar Hidayat dalam keterangannya. 

Selanjutnya kata Hidayat, bagi warga yang tidak memiliki dokumen RI atau paspor yang masih sah, dapat mengurus Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) di KBRI KL atau KJRI setempat.

“ Sebelumnya kita telah bekerjasama dengan KBRI, DNCI dan relawan untuk melakukan pendataan terkait TKI yang sedang bekerja di Malaysia, dan dari hasil pendataan tersebut kita juga telah memulangkan 210 orang PMI kembali ke Kabupaten Asahan tanpa dipungut biaya sepeserpun, ” terang Hidayat. 

Untuk tudingan penipuan/pembohongan yang terus ditujukan kepada Bupati, Hidayat menegaskan Bupati tidak pernah berjanji memfasilitasi kepulangan seluruh TKI. Pasca pemulangan TKI periode Juli 2020, Bupati tidak pernah menginstruksikan dilakukan pendataan untuk difasilitasi pemulangannya.

“ Saya berharap TKI yang hendak bekerja diluar negeri agar benar-benar melalui proses sesuai ketentuan yang ada, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, ” pungkas Hidayat. (MR/Nr)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.