Terminal Bus Perdagangan Tampak Kumuh, Dan Sering Dijadikan Lokasi Berpacaran
METRORAKYAT.COM, SIMALUNGUN – Miris melihat kondisi terminal bus Perdagangan yang terletak di Jalan Pemda Kelurahan Perdagangan III Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun tampak kumuh, dikarenakan banhak rumput yang tinggi dan di penuhi semak belukar.
Amatan Metrorakyat.com, Jumat, (17/7/2020) dilokasi terminal bus Perdagangan nampak selain di penuhi rumput,serta lalang dan terkesan bangunan terminal kotor dan tak terawat seperti nampak kumuh.
“Warga Perdagangan sekaligus Tokoh Pemuda Perdagangan Suut saat ditemui mengatakan bahwa bangunan terminal ini sudah lama dibangun dan memakan biaya miliyaran rupiah, namun tidak dioperasikan, dulunya pernah terminal bus ini dioperasikan namun entah kenapa sekarang tidak difungsikan jadi tidak pernah lagi ada bus yang masuk dan keluar ke terminal,” ucapnya.
Suut juga mengatakan bahwa terminal bus perdagangan ini jikalau siang hari sering dijadikan tempat pengembala ternak domba dikarenakan banyak rumput, kalo sore hari dijadikan tempat ngumpulnya anak muda dan kalo malam hari dijadikan tempat untuk pasangan muda mudi berpacaran, dan kalo malam hari lewat dari terminal tidak berani dikarenakan terminal nampak gelap gulita dan tak ada lampu penerangan,” ujarnya.
Sementara itu Divisi Lingkungan Hidup Lingkar Rumah Rakyat (LRR) Jakob Pardede di temui mengatakan bahwa biaya operasional untuk perawatan terminalkan ada, selama ini kemana biayanya, berarti sudah dikorupsi ini, apa lagi kalo saya melihat sudah selayaknya terminal bus dibersihkan dari serakan sampah dan rumput yang nampak sudah tinggi
Jakob juga mengatakan meminta kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun untuk mengoperasikan kembali terminal bus Perdagangan, sangat disayangkan apa bila tidak difungsikan kembali.
“Dan yang menjadi perhatian adalah melihat petugas dinas perhubungan selalu tidak berada diterminal bus, “apa lagi kepala terminalnya juga jarang masuk atau mengontrol anggota dilapangan, serta namanya siapa dan juga marganya kita tidak tahu,” ucapnya dengan nada kecewa. (MR/PP/SS)
