Proyek P3A Desa Banua Luhu Butar Diduga Asal Jadi
METRORAKYAT.COM, TAPUT – Kelompok petani Saroha, yang di ketuai Saut Martupa Aritonang, telah melaksanakan tugas yang sangat mulia, yakni mengemban tugas dari instansi Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara ll, tetapi apa yang di harapkan oleh masyarakat desa Banua Luhu Butar kecamatan Pagaran kabupaten Tapanuli Utara tidak sesuai harapan, karena proyek P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) di sinyalir asal jadi.
Ketika di temui wartawan, sejumlah masyarakat mengatakan tidak mengetahui proyek apa itu dan sebagian masyarakat tidak mengetahui siapa ketuanya, memang dalam pantauan wartawan metrorakyat.com dan Ormas Gema Nusantara yang di ketuai Juni Asal Lumban Toruan yang memonitoring kegiatan tersebut tidak pernah melihat kehadiran sang ketua P3A.
Proyek tersebut yang di keluarkan dari APBN tahun anggaran 2020, menelan biaya sebesar Rp 195.000 000. percepatan peningkatan tata guna air irigasi sebenarnya sangat tepat untuk mempertahankan dan memberdayakan kelompok P3A dan harus benar di kerjakan dan sesuai dengan RAB.
“Kami berharap pihak terkait segera turun memeriksa proyek tersebut,”pungkasnya. (MR/Lasira).

