Data Statistik, Penduduk Miskin Naik 0,12 Poin

Data Statistik, Penduduk Miskin Naik 0,12 Poin
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SUMUT – Menurut Data Statistik, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi lintas Kepala Bidang (Kabid) Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik,  Fadjar Wahyu Tridjono S.Si, M.M, menjelaskan, untuk angka kemiskinan di Sumut mengalami peningkatan sebesar 0,12 poin yaitu dari 8,63 persen, September 2019 jadi 8,75 persen pada Maret 2020. 

“Angka kemiskinan ini setara 1,28 juta jiwa Maret 2020, atau bertambah sekitar 23 ribu jiwa satu semester terakhir. Berdasar dari persentase miskin bulan Maret 2020 daerah perkotaan sebesar 8,73 persen, pedesaan sebesar 8,77 persen,” jelasnya, lewat streaming live (16/7/2020).
Perkotaan mengalami peningkatan sebesar 0,34 poin, pedesaan menurun sebesar 0,16 poin jika dibandingkan September 2019.

“Garis Kemiskinan Maret 2020 tercatat sebesar Rp. 502.904,-/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp. 376.790,- (74,92 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp. 126.114,- (25,08 persen),” lanjut dia.

Menurut Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan dibulan Maret 2020 menunjukkan jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumatera Utara (Provsu) sebanyak 1.283,29 ribu jiwa atau sebesar 8,75 persen terhadap total penduduk. 

“Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain perlu diperhatikan tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan yang menyangkut kemiskinan sekaligus bisa mengurangi tingkat keparahan dari kemiskinan,” tegasnya.

Periode September 2019 – Maret 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan peningkatan. P1 naik dari 1,480 September 2019 jadi 1,513 pada Maret 2020, dan P2 naik dari 0,372 jadi 0,388. 

Tentu mengindikasikan ratarata pengeluaran penduduk miskin cenderung menurun dan semakin menjauh dari garis kemiskinan serta tingkat ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin semakin tinggi, tutup dia. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.