Sosialisasi Kemitraan PT.Indopo, Kadis Pertanian Sergai : Pupuk Organik Ekonomis Sangat Bagus Bagi Masyarakat Petani
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Guna meningkatkan produktivitas hasil tanam masyarakat, PT.Indopo menggelar acara sosialisasi kemitraan dalam menggunakan pupuk organik kepada para petani yang ada disekitar perkebunan, yang bertempat di Aula Kantor Perkebunan Indopo Dusun III, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (24/6/2020) sekira pukul 10:00 WIB.
Hadir dalam sosialisasi tersebut Kadis Pertanian Sergai Radianto Panjis, SP, MMA bersama dengan anggota, nara sumber D.Sipayung, Staf Perkebunan Indopo, Humas Perkebunan, Camat Tanjung Beringin Syafruddin, SE, MAP, Kades Pematang Cermai Misdi dan para masyarakat petani sawit serta sawah Desa Pematang Cermai.
Terlihat puluhan para petani disekitar Perkebunan Indopo sangat antusias dan aktif mengikuti dan mendengar solialisasi yang dilakukan PT.Indopo dalam penggunaan pupuk organik demi memantapkan hasil tanam baik itu sawit maupun sawah yang dimiliki masyarakat itu sendiri.
Sebagai nara sumber D.Sipayung menjelaskan bagaimana cara untuk meningkatkan produktivitas hasil tanam, dan jenis pupuk organik hasil dari pengolahan perkebunan Indopo demi kemajuan dan kesejahteraan para petani, baik itu petani sawit maupun sawah.
Ia memaparkan jenis pupuk organik hasil pengolahan perkebunan itu yang bahan-bahan pembuatannya sangat murah dan mudah didapat. Pupuk organik itu sudah dibuktikan sendiri kepada tanaman jagung, sayur bahkan tanaman sawit PT.Indopo dengan reaksi yang cukup cepat dan hasilnya sangat memuaskan.
“Ini menjadi suatu keuntungan bagi kita sebagai petani, selain bahan pupuk cair organik tergolong murah, hasilnya juga tidak kalah dengan pupuk kimia. Jadi para petani bisa dengan sendirinya menggunakannya,” terang D.Sipayung.
Sementara Kadis Pertanian Sergai Radianto, SP kepada metrorakyat.com mengatakan, pihak Dinas Pertanian Sergai mengapresiasi kegiatan sosialisasi kemitraan yang dilakukan oleh perkebunan Indopo, apalagi menyangkut tentang penggunaan pupuk organik yang sangat ekonomis.
“Sebab pupuk organik cair yang dibuat pihak Indopo ini sangat ekonomis, dan sudah dibuktikan sendiri kepada tanaman sawit perkebunannya, ini sangat bagus bagi para petani masyarakat sekitar,” ungkap Radianto.
Menyangkut tentang bisa atau tidaknya dipasarkan, itu diperlukan persyaratan izin, perkebunan wajib memiliki mitra dengan masyarakat sekitar perkebunan dengan memberikan hak petani mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan bantuan sarana prasaran.
Sedangkan hak perkebunan adalah mendapatkan keamanan dari rakyat dalam menjalin kemitraan dengan cara membuat kesepakatan dengan para petani sekitar.
“Dinas Pertanian sendiri hanya mengetahui dan mengawasi setelah dibuatnya kesepakatan kepada masyarakat petani sekitar,” sebut Radianto.
Usai acara sosialisasi, Humas Perkebunan Indopo Desa Pematang Cermai, Darma Sutra menjelaskan bahwa hasil pertemuan ini belum memuaskan bagi masyarakat petani yang hadir dan tidak hanya sampai disini aja, karena kita keterbatasan waktu.
“Kami akan jadwalkan kelanjutan pertemuan ini setelah dibuatnya kesepakatan dengan kelompok tani yang ada, selanjutnya akan melakukan koordinasi kepada kelompok tani yang diketahui oleh kepala desanya,” ujarnya.
Adapun bahan-bahan yang digunakan pembuatan pupuk organik yang sudah diolah pihak perkebunan kami yaitu, ikan atau udang busuk, susu kaleng, gula aren dan ditambah campuran lain sebagai permentasi bahan tersebut, kata Darma Sutra.(MR/AZMI)
