Pimpinan DPRD Bangka Barat Berkoordinasi Dengan PUPR Babel Terkait Perizinan Tambak Udang
METRORAKYAT.COM, BANGKA BELITUNG -Pimpinan DPRD kabupaten Bangka Barat melakukan kunjungan ke dinas pekerjaan umum perumahan rakyat (PUPR) Bangka Belitung terkait tata ruang tambak udang yang ada di kabupaten Bangka Barat.
Kunjungan yang dilakukan Jumat (26/06/2020) membahas zonasi tambak udang, karena dari 1 tambak udang yang ada baru 2 yang memiliki izin lengkap.
Badri Samsu, ketua DPRD Bangka Barat mengungkapkan kedatangan ke PUPR provinsi Babel berkenaan perizinan tambak udang, karena dalam hal kewenangan perizinan sekarang ini kebanyakan tambak udang belum clear untuk perizinannya sebab dari 16 baru 2 tambak udang yang memiliki izin.
“Kedatangan ini untuk berkoordinasi dalam hal menyikapi perizinan, karena dampak dari tidak memiliki izin ini sangat luar biasa baik itu pada masyarakat kita dan daerah, kita welcome kepada pengusaha tambak udang tapi harus mentaati aturan untuk membuat izin,”jelas Badri.
Sekarang ini mereka baru mengajukan izin, tapi walau mereka belum mengantongi izin tapi mereka tetap beroperasi, hambatan yang di hadipi saat ini masih adanya Iup yang tumpang tindih karena ada iup timah.
“Yang kita sayangkan kepada pengusaha tambak udang selama ini mereka belum memiliki izin tapi sudah beraktivitas malahan ada yang sudah panen, untuk masalah tambak udang nanti kita akan megadakan rapat internal apa langkah kita selanjutnya,tetapi kita tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai perizinan,”terang Badri.
Kepala dinas PUPR Noviar Ishak jelaskan, sangat mendukung sekali keberadaan tambak udang namun harus mengikuti aturan yang ada sehingga tidak timbul masalah.
“Kewenangan kami lebih hanya dilaut sesuai rz untuk masalah darat itu kewenangan kabupaten, kalau semua urusan clear kenapa kita harus menghambat,”terangnya.
Kadang pengusaha ini mau cepat sehingga masalah perizinan nyusul, kita maunya para pelaku tambak udang melengkapi semau administrasi yang benar,sehingga tidak timbul masalah,untuk masalah perizinan selama ini tidak ada masalah karena prisipnya kalau kabupaten clear kenapa provinsi nggak,kalau masalah Iup yang tumpang tindih lakukakn komunikasi yang baik biar izinnya cepat selesai.
“Harapan saya kepada para pengusaha tambak udang, saya sangat mendukung tetapi jangan lupa utk mengurus semua izin dulu,”tutup Noviar. (MR/HRM)
