Dua Jari Tangan Kiri Putus, Anwar Efendi Meminta Perhatian Gubsu

Dua Jari Tangan Kiri Putus, Anwar Efendi Meminta Perhatian Gubsu
SHARE

METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Anwar Effendi (62) Salah satu pekerja buruh bangunan masjid Agung mendapat musibah dengan kedua jari tangan kiri putus akibat digilas rantai katrol ditempat kerja. Sabtu (6/6/2020)

Anwar Effendi (62) warga Jalan Celeduk Kelurahan Belawan ll, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, kepada awak media ini di Belawan, mengeluh karena sampai saat ini belum ada perhatian khusus dari pihak tempat ia bekerja di Masjid Agung yang mengakibatkan 2 jari tangan kirinya putus akibat digilas rantai katrol ditempat kerjanya.

Menurut keterangan Anwar Effendi, kejadian tersebut pada tanggal 22 Mei 2020 yang lalu sekitar pulul 11.30 WIB. Saat itu korban sedang bekerja naikkan semen keatas lantai 6 Masjid Agung.

Ia menceritakan, rantai kantrol tersebut macet dan kemudian korban berusaha memperbaikinya. Tapi secara mendadak rantai yang diperbaikinya jalan dan menggilas 2 jari tangan kirinya hingga putus. Oleh perusahan PT PP pembangunan Masjid Agung, korban dibawa ke Rumah Sakit Mahalayati Medan oleh mandornya bernama Sukirman alias Botak. Tapi dirumah sakit tersebut hanya disuntik dan jarinya yang putus tersebut hanya dijahit saja. Kemudian disuruh pulang dan hanya diberi uang Rp 300 ribu.

“Sampai 2 hari kemudian, jarinya yang putus tersebut menjadi bengkak dan korban sempat demam tinggi. Oleh keluarganya korban dibawa berobat ke Rumah Sakit di Medan dan kedua jarinya yang putus tersebut diobati,”cetus Anwar.

Setelah korban demamnya baik, kemudian korban  mendatangi perusahan ditempatnya berkerja. Tapi tidak mendapat respon dari pimpinan perusahan maupun dari mandornya tersebut.

Selain itu, bebernya, malahan mandornya berkata, “jika kau mengadu ke Polisi silahkan saja, kami juga punya Polisi yang melindungi kami” kata mandor tersebut kepada korban, seperti yang diceritakan korban.

Untuk itu, Anwar Effendi berharap kepada Bapak Gubenur Propinsi Sumatera Utara dan Depnaker Sumut untuk membantu korban yang kedua jari tangannya putus, yang menjadikan bagian tubuhnya cacat tetap seumur hidup,” kata Anwar Effendi.(mr/Aril)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif