ABK Kapal Nelayan KM. Rejeki Meninggal Dunia, Mulutnya Berbusa
METRORAKYAT.COM, SIBOLGA – Kapal nelayan asal Sibolga KM. Rejeki terpaksa memutar haluan Kapal menuju pulang kepelabuhan Sibolga, akibat salah satu ABK Kapal Aman Sihombing (59) ditemukan rekannya sudah tidak bernyawa dengan keadaan mulut berbusa dan lidah keluar, serta muka menghitam di tempat tidurnya Minggu (14/06/20).
Keberangkatan Kapal nelayan KM. Rejeki diketahui berangkat dari pelabuhan Lautan Mas pada Hari Rabu (27/05/20) bulan yang lalu.
Atas kejadian itu, Kapal nelayan KM. Rejeki bertolak dari tengah Pulau Lahewa tepatnya dari Koordinat N 00 09 500. E 96 30 500 membawa jenazah ABK pulang ke pelabuhan Sibolga. Pada Senin (15/06/20) sekitar Jam 21:10 WIB Kapal nelayan KM. Rejeki tiba di pelabuhan Sibolga disambut isak tangis para keluarga.
Kejadian naas meninggalnya seorang Anggota KM. Rejeki di benarkan Kapolres Sibolga AKBP Triyadi SH, SIK melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R. Sormin Selasa (16/06/20).
“Kita menerima laporan bahwa ada seorang ABK Kapal meninggal dunia saat berlayar menangkap ikan di laut,” Papar Kapolres Sibolga melalui Paur Humas Polres Sibolga.
Diketahui melalui paur Humas Polres Sibolga, bahwa identitas dari Jenazah Anggota Kapal KM. Rejeki yang meninggal di laut adalah warga Lingkungan I Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Adapun saksi teman Almarhum Ronaldo Irwan Simamora (25) warga Jln. Desa Mela I, Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah dan Abdul Manan (49) (Nahkoda) Kapal, warga Perumahan BKKBN, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Lanjut paur Humas mejelaskan kronologis dari hasil lidik rekan Almarhum sebelum aman Sihombing meninggal dunia, pada Hari Minggu (14/06/20) sekitar Jam 07.30 Wib, Almarhum Aman Sihombing masih makan di pagi hari. Selanjutnya selah makan Aman Sihombing pergi ke haluan kapal bersama Rekan-rekan kerjanya.
Selanjutnya korban menyuruh temannya untuk pinggir, karena dia mau tidur, ketika mau tidur, Tiba-tiba mulutnya dia berbuih dengan lidah keluar, dan muka hitam, selanjutnya meninggal dunia.
Paur Humas Polres Sibolga juga menjelaskan, setibanya di pelabuan Personil Polsek Sibolga Sambas, Polres Sibolga membantu evakuasi mayat ke RSUD Sibolga bertujuan untuk penanganan medis.
Menurut kesepakatan pihak keluarga Almarhum Aman, pihak keluarga siap membuat surat pernyataan agar tidak dilakukan outopsi terhadap korban meninggalnya Aman Sihombing.
Atas keputusan keluarga, Kepolisian Polres Sibolga membantu pihak keluarga Almarhum untuk Membuat berita acara serah terima jenazah.
Setelah jenazah dimandikan di RSU Dr Fl. Tobing Sibolga, selanjutnya pihak keluarga membawa mayat kerumah yang beralamat di Lingkungan I Hutabalang, Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah untuk di semayamkan (MR/RM).


