Puting Beliung Porak Porandakan Ratusan Rumah Warga Serdang Bedagai
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Angin puting beliung yang disertai hujan deras menghantam ratusan rumah warga di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (11/5/2020) malam sekitar pukul 20:30 wib.
Ratusan rumah warga yang terdari dari lima kecamatan dan puluhan desa tersebut mengalami rusak parah dan rusak ringan sehingga mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
Salah satunya Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai sekitar 183 rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung.
“Ada 183 rumah yang mengalami rusak dihantam angin puting beliung, dan untuk lebih rincinya masih kami data,” ujar Camat Perbaungan Benny Saragih kepada wartawan.
Selanjutnya Camat Teluk Mengkudu Romian Parulian Siagian saat dihubungi wartawan menyampaikan akibat angin puting beliung tadi malam ada 34 rumah warga yang terdiri dari 3 desa mengalami rusak.
Seperti yang dialami Ridwan (54) warga Dusun II, Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai, salah satu korban angin puting beliung yang rumahnya mengalami rusak berat hingga rubuh. Sehingga rumahnya yang terbuat dari tepas yang beratapkan rumbia itu rubuh dan tak dapat ditempati lagi
“Akibat angin puting beliung malam tadi, rumah saya yang terbuat dari tepas kini rusak hingga rubuh,” kata Ridwan kepada awak media, Selasa (12/5/2020).
Hal sama juga dikatakan Supon (43) warga Dusun V Paya Nibung II, Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, akibat puting beliung yang disertai hujan deras atap seng rumah miliknya terbang dibawa angin hingga puluhan meter.
Pantauan awak media dilokasi, selain ratusan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung, sejumlah pohon juga terlihat tumbang dan satu tiang PLN di Desa Lubuk Bayas patah sehingga aliran listrik sempat terganggu.
Namun sangat disayangkan selaku Kepala BPBD Kabupaten Serdang Bedagai Henry Suharto saat dihubungi metrorakyat.com via pesan WhatsApp terkait bencana alam angin puting beliung yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Sergai sampai saat ini tidak ada balasan.(MR/AZMI)
