Gelapkan Honda Beat di Tanjung Balai, Napi Asimilasi Ditembak di Medan

Gelapkan Honda Beat di Tanjung Balai, Napi Asimilasi Ditembak di Medan
SHARE

METRORAKYAT.COM, TANJUNG BALAI– Satreskrim Polres Tanjung Balai berhasil meringkus dan menembak kaki seorang napi yang baru keluar dari lapas Tanjung Balai, program asimilasi Covid 19 karena terlibat penggelapan sepeda motor Honda Beat milik Nurliza, warga Jalan Kartini, Gang Nilam, lingkungan 3, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjung Balai.

Surya Darma Panjaitan (44) warga Jalan Satria Barat, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Timur terpaksa ditembak kakinya oleh petugas kepolisian yang akan menangkapnya di Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting, Medan karena berusaha melarikan diri. Jum’at (22/5/2020) Jam 3:30 WIB.

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira pada awak media menjelaskan bahwa kejadian bermula pada tanggal (20/5) saat korban menyuruh sanak Keluarganya atas nama M. Maulana Akbar untuk memompa ban sepeda motor Honda Beat BK 2583 QAI miliknya yang kempis, namun pada saat ditengah jalan tepatnya di Gang Nilam, Jalan Kartini, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, M. Maulana Akbar dicegat oleh tersangka yang meminjam sepeda motor tersebut dengan alasan untuk menjemput temannya, selanjutnya tersangka langsung membawa sepeda motor korban, namun hingga beberapa lama, tersangka tidak juga muncul, hingga akhirnya korban bersama M. Maulana Akbar membuat laporan pengaduan ke Polsek Datuk Bandar.

Keterangan gambar : tersangka

“Setelah mendapat laporan dari korban, personil Satreskrim Polres Tanjung Balai langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mencari bukti-bukti serta keterangan saksi-saksi di lokasi hingga akhirnya identitas tersangka dapat diketahui,”ucap AKBP Putu Yudha Prawira.

Lanjutnya lagi, setelah sehari pasca kejadian, personil Satreskrim Polres Tanjung Balai mendapatkan informasi bahwa tersangka saat itu sedang berada di Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting Medan, atas informasi itu beberapa orang personel Satreskrim Polres Tanjung Balai langsung berangkat menuju kota Medan.

“Setelah tiba di Medan, tim khusus Satreskrim Polres Tanjung Balai langsung menuju hotel Hawai, dan saat itu, tersangka mengetahui bahwa Polisi telah datang untuk menangkapnya, dan ia mencoba melarikan diri dari sergapan petugas. Dua kali tembakan peringatan ke udara kita letuskan namun ia tak mau mengindahkan peringatan tersebut, hingga akhirnya pada tersangka kita beri tindakan tegas, keras dan terukur dengan menembak kakinya, dan selanjutnya ia dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya tersangka kami bawa ke Polres Tanjung Balai untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan hukum, selain itu kita juga mengamankan barang bukti berupa baju kaos Polisi dan pakaian lainya yang digunakan pada saat beraksi dan beberapa potong pakaian yang ia beli dari hasil penjualan sepeda motor korban. Modusnya adalah tersangka berpura-pura menjadi anggota Polisi yang ingin menjemput temannya,” pungkas Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira. ( MR/Suriyanto/Red )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif