Ternyata Oknum Penyidik Yang Ludahi Wartawan Kerap Bermasalah
METRORAKYAT.COM, DELI TUA– Masih ingatkah tentang kasus jambret yang menimpa seorang wanita, bernama Rizky Ardila Putri (28) warga pasar 5, Tanjung Morawa yang menjadi korban penjambretan di Jalan Setia Budi, dekat simpang Selayang yang terjadi pada tanggal 16/11/2019 jam 01:00 WIB.

Pelakunya adalah Rizky Ananda (19) seorang pria, warga Kaban Jahe yang berdomisili di kawasan Padang Bulan yang dikabarkan telah meninggal dunia, pada pagi harinya setelah kejadian, setelah sempat dirawat di dua rumah sakit, yaitu RS Sembiring, Deli Tua dan RS Bhayangkara Polda Sumut karena menderit sejumlah luka serius di sekujur tubuhnya. ( Baca : Terkait kasus jambret dan kematian Pelakunya, Kapolsek dan Kanit Deli Tua Saling Tolak ). Akibat kejadian tersebut PAMINAL POLRESTABES Medan telah melakukan pemeriksaan terhadap Oknum Penyidik tersebut secara insentif atas diduga melakukan penganiayaan terhadap pelaku.

Kejadian ini bermula pada saat Rizky Ardila Putri sedang berdiri di pinggir jalan Setia Budi ( Simpang Selayang ), tiba-tiba dari arah belakang muncul pelaku ( Rizky Ananda ) dengan menggunakan sepeda motor warna merah menghampiriny, saat itu korban yang langsung merampas tas sandang miliknya, saat kejadian korban menjerit-jerit minta tolong dan ada beberapa orang yang mendengar teriakkan itu, langsung mengejar pelaku yang kabur kearah Simpang Selayang, saat kabur itulah pelaku terjatuh karena menabrak mobil Pick up, dan ia langsung dipukuli masa. Setelah tertangkap selanjutnya pelaku dan korban dibawa ke Polsek Deli Tua dengan menggunakan mobil Sabhara oleh seorang perwira Polisi berpangkat AKP.
Saat membuat laporan itu, korban yang merupakan seorang wanita itu dimarah-marahin oleh seorang penyidik atas nama Mahendra karena ia tidak ada membawa saksi kejadian. Dan saat itu korban telah berusaha menjelaskan kenapa ia tak membawa saksi. Namun secara tiba-tiba didepan mata korban, pelaku yang saat diantar ke Polsek Deli Tua tampak segar-bugar akhirnya meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Sumut. ( Baca juga : Dijambret diantar mobil Sabhara ke Polsek Deli Tua untuk buat LP, Putri malah dibentak-bentak penyidik ).

Kini peristiwa arogansi oknum penyidik tersebut telah terulang lagi, ia diberitakan mencekik dan meludahi wartawan metro24jam yang terjadi di Polsek Deli Tua, pada Kamis (30/4/2020). Usai kejadian tampak beberapa personil PAMINAL POLRESTABES Medan Tiba di lokasi setelah Kapolrestabes Medan kembali dari Polsek Deli Tua, Dipimpin oleh IPTU Daulay dengan membawa beberapa alat CCTV dari Ruang Kapolsek. Baca juga ( ini pengakuan Samuel Hutasoit dan saksi yang melihat kejadian oknum penyidik ludahi wartawan ) ( MR/Suriyanto/Red )
