Februari, Neraca Perdagangan Sumut Surplus 366.12 Juta Dolar AS
METRORAKYAT.COM, SUMUT – Dengan merebaknya wabah virus pandemi corona (Covid-19) yang mewabahi seluruh dunia, Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional melakukab live streaming termasuk Sumatera Utara (Sumut), sampai saat ini. Namun walaupun melalui live streaming dan tidak datang ke kantor menghadap, tidak membuat media surut dalam pemberitaan, tetapi cukup berada di rumah.
Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi, melakukan live streaming pada wartawan berbicara kepada wartawan menganai neraca perdagangan, Rabu (8/4/20), paparnya di bulan Februari 2020, transaksi ekspor dan impor Sumut terlihat neraca perdagangan luar negeri terlihat justru mengalami surplu mencapai 366.12 juta dolar AS, naik 84,27 dibanding sebelumnya 198,68 juta dolar AS. Ini akibat pengaruh wabah Virus Covid-19 yang mengguncang dunia, terang Syech.
erdagangan luar negeri Sumatera Utara.
“Perdagangan Februari 2020 jika dibandingkan pada bulan yang sama tahun sebelumnya, terjadi kenaikan kisaran 31,36 persen dari 278,72 juta dolar AS pada Februari 2019 jadi 366,12 juta dolar AS Februari 2020.
“Saat ini neraca perdagangan luar negeri Sumut surplus, terbesar besar dari Amerika Serikat,” cetusnya.
Menurut Syech Suhaimi dalam penjelasanya melalui mitra negara utama selama bulan Februari 2020 berturut-turut senilai 58,17 juta dolar AS pada negara Amerika Serikat di susul India senilai 52,98 juta dolar AS, Jepang senilai 30,24 juta dolar AS , Myanmar senilai 26,52 juta dolar AS, Kamboja senilai 25,53 juta dolar AS.
Sedangkan negara defisit perdagangan luar negeri Sumut terjadi pada negara Tiongkok sebesar 17,31 juta dolar AS, Singapura sebesar 16,46 juta dolar AS, Malaysia 34,14 juta dolar AS, Argentina 15,72 juta dolar AS dan Australia 18,69 juta dolar AS, sebut Syech Suhaimi. (MR/JB Rumapea).
