Cegah Covid-19, Pegawai Puskesmas Lolowa’u Adakan Sosialisasi di Desa Lolohowa dan Latih Relawan
METRORAKYAT.COM, NIAS SELATAN – Pegawai UPTD Puskesmas Kecamatan Lolowa’u Kabupaten Nias Selatan adakan sosialisasi di Desa Lolohowa tentang cara penanganan, pengendalian dan pencegahan Covid-19 serta melatih Relawan Siaga Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tingkat Desa yang telah terbentuk pada hari Minggu 05 April 2020 yang lalu, Kamis 09 April 2020 bertempat di Balai Desa Lolohowa.
Pada kesempatan tersebut Kepala Desa Lolohowa Tafakhoi Halawa, S.Pd menyambut baik kedatangan Pegawai UPTD Puskesmas Lolowa’u serta membacakan surat tugas dan susunan keanggotaan Relawan Desa Siaga Covid-19 Desa Lolohowa.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu Pegawai Puskesmas Lolowa’u, dan apapun yang menjadi kegiatan hari ini kami sambut dengan baik, dan berharap agar terus terjalin komunikasi antara Pemerintahan Desa dan Pegawai Puskesmas dalam pencegahan Covid-19 ini,” ungkap Kades.
Kepala UPTD Puskesmas Lolowa’u Baginoto Mendrofa, SKM menjelaskan pengertian tentang Covid-19 yang dimulai dari status Orang Tidak Menunjukan Gejala (OTG) yaitu orang tidak menunjukan gejala, tidak batuk dan demam. Berikut Orang Dalam Pemantauan (ODP), adalah orang yang sudah menunjukan gejala ringan seperti demam, batuk, bersin, tapi mereka belum terbilang terkena Corona. Pasien dalam Pengawasan (PDP), adalah orang yang sudah menunjukan gejala seperti demam, batuk, bersin, sesak nafas, dan sakit tenggorokan sementara Suspek adalah orang yang benar-benar terkena Covid-19 dan harus segera dirujuk ke Rumah Sakit.
“OTG dan ODP masih belum teridentifikasi tetapi harus dilakukan deteksi dini dengan Isolasi mandiri selama empat belas hari. Kalau PDP sudah menunjukan gejala, dan Suspek sudah benar-benar terkena Covid-19, maka orang yang sudah berstatus Suspek harus dirujuk segera ke Rumah Sakit,” jelas Kapus.
Kepala Puskesmas mengingatkan para relawan untuk terus aktif melakukan pemantauan di wilayah desa serta mengajarkan masyarakat cara-cara pencegahan dini penyebaran Covid-19 dan dan meminta kepada Relawan agar melaporkan kepada Pegawai Puskesmas bila ada hal – hal yang mencurigakan, “Bila ada keluarga kita yang baru pulang dari perantauan harap segera melaporkannya kepada kami,”kata Kapus.
Salah seorang Pegawai Puskesmas Lolowa’u Dedi Halawa menghimbau masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintan untuk selalu menjaga diri, tetap di rumah dan jaga jarak. Berikutnya, Dedi Halawa menjelaskan beberapa gejala Covid-19 serta mengajarkan para relawan tentang cara membuat cairan disinfektan dengan memanfaatkan bahan sederhana, seperti Bayclin yang dicampur dengan air.
Lewat kata penutup, Fadali Halawa yang juga sebagai Satgas Covid-19 dari Unsur Pendamping Lokal Desa (PLD) mengucapkan terimakasih kepada Pegawai Puskesmas Lolowa’u dan menghimbau para relawan untuk bertanya kepada Pegawai Kesehatan bila ada hal-hal yang kurang dipahami pada kegiatan sosialisasi tersebut.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Lolowa’u, dokter, mewakili Danramil 10 Lolowa’u, Kades, Sekdes, Perangkat desa, PLD, BPD, LPM, RT/RW tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat Lainnya. Dan diakhiri dengan simulasi penyemprotan disinfektan ke rumah warga, cara mencuci tangan serta cara membuat dan memakai masker yang benar.(MR/BW).

