2 Korban DIduga Tak Memakai APD, PT DKM Diminta Harus Bertanggungjawab

2 Korban DIduga Tak Memakai APD, PT DKM Diminta Harus Bertanggungjawab
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Persoalan 2 pekerja PT DKM di Jalan Pelabuhan Raya Belawan yang terhimpit crane sampai tewas menjadi hingga kini masih sorotan publik, Jumat(10/4/2020).

“Kita menduga keseluruhan pekerja di PT DKM tak memakai APD. Sehingga salah seorangnya saat kejadian tewas ditempat. Padahal APD adalah persyaratan mutlak bagi para pekerja untuk melindungi diri,” kata Lipson Sitinjak.

Menurut, Lipson, banyak purusahaan depo container di Belawan yang tak mematuhi serta memenuhi standar ISO tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perjanjian kerja dengan pekerjanya.

“Untuk peristiwa pekerja yang tewas di PT DKM, kita menduga kalau perusahaan terlalu sepele dengan pekerja. Sehingga sampai terjadinya kecelakaan kerja. Kalau saja karena diabaikan keselamatan kerja, pekerja berhak menuntut pihak perusahaan,” kata Lipson kepada wartawan.

Dalam hal kasus PT DKM, sambung Lipson, pihak Kepolisian harus cermat dan harus menelusuri benar-benar kejadian, sehingga kasus kematian pekerja dapat terungkap.

“Coba kita jawab jujur dengan insiden yg terjadi diwilayah kerja depo container PT DKM. Apakah mereka telah menerapkan ISO tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta bagaimana perjanjian dengan pekerja,” beber Lipson.

Dalam Permenkentrans No.08 MEN VII 2010 tentang APD, setiap perusahaan harus melengkapi pekerjanya dengan alat pelindung diri (safety) seperti APD, kalau saja sampai diabaikan perusahaan akan diberi sanksi.

Penelusuran awak media, terjadinya kecelakaan kerja di PT DKM Jumat (3/4) sore, sehingga menewaskan seorang pekerja bernama Deny sedangkan Ghozali dilarikan ke rumahsakit Columbia Medan akibat terjepit crane.

Sementara Humas PT Pelindo Viona Utami Sari mengarahkan konfirmasi langsung ke PT DKM.

“Bang utk hal tsb abang bs konfirmasi lsg ke perusahaannya lsg saja bang. mksh ya,”tulis Ona via WhatsApp.

“HRD ke Rumah Sakit sama pihak korban, pimpinan kita kurang sehat dari dulu bang,” kata salah satu Satpam PT DKM saat tim mengkonfirmasi Selasa (7/4).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.