Wong Chun Sen: Pasien Demam yang Datang ke IGD Harus Diperiksa Darah dan Ronsen Paru-paru

Wong Chun Sen: Pasien Demam yang Datang ke IGD Harus Diperiksa Darah dan Ronsen Paru-paru
SHARE

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota Komisi II DPRD Medan Wong Chun Sen meminta kepada semua rumah sakit agar menangani pasien demam di atas 37 derajat celcius yang datang ke IGD dengan serius. Semua pasien demam harus diduga Covid-19, maka begitu masuk IGD tindakan pertama yang dilakukan adalah pemeriksaan darah dan ronsen paru-paru.

“Kalau ada pasien demam di atas 37 derajat celcius yang datang ke IGD, tidak boleh dianggap sepele, karena indikasi Covid-19 ini berbeda-beda. Lakukan pemeriksaan darah. Jangan setelah meninggal dunia barulah dilakukan pemeriksaan darah, sudah tidak ada lagi gunanya,” kata pria yang akrab dipanggil Wong ini kepada wartawan, Selasa, (31/3).

Diakuinya, ada beberapa ciri-ciri seseorang itu tertular Covid, seperti demam sudah 4 hari, sakit menelan, batuk, sulit bernafas dan lainnya. Tapi ada beberapa kasus penderita tidak sepenuhnya punya indikasi seperti penderita Covid umumnya. Untuk itu, standart penanganan dokter di IGD di seluruh rumah sakit harus harus dirubah.

“Jangan langsung menganggap pasien hanya demam biasa hanya melihat dari kondisi umum dari luar. Medan sedang mencekam disebabkan Covid-19. Orang sudah panik, jika ada anggota keluarganya yang demam saja pasti kalang kabut dan pasti membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa,” terang Wong.

Menurut dia, pemerintah saja sudah membuat kebijakan libur sekolah dan ASN sebagai upaya memutus rantai penularan virus. Keseriusan pemerintah tersebut kata politisi PDI Perjuangan ini harus disikapi secara serius juga oleh pihak rumah sakit.

Meski tidak semua rumah sakit menjadi rujukan pasien Covid, tapi jika ada pasien yang demam pihak IGD harus menanganinya layaknya yang terjangkit Covid. Maka standart pemeriksaannya harus cek darah dan paru-paru, kalau hasilnya negatif boleh disuruh pulang. “Jika dari hasil darah dan ronsen ada kecurigaan segeralah diisolasi, kalau rumah sakit tersebut tidak menyiapkan ruangan isolasi, segeralah kirim ke rumah sakit rujukan.  Paramedis di rumah sakit kami minta jangan main-main terhadap orang yang datang ke IGD, kami mohon kepada pihak rumah sakit janganlah malas melayani pasien,” tegasnya.(mr/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif