IPM Sumut 2019 Tumbuh 0,79 Persen
METRORAKYAT.COM, SUMUT– Kualitas kesehatan, pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan yang signifikan di banding tahun sebelumnya.
Sehingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sumut terus mengalami kemajuan. Untuk tahun 2019, IPM mencapai 71,74, ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi kepada awak media di kantornya, Jln Asrama Medan, Senin (2/3/20).
Lanjut Syech, angka itu meningkat sebesar 0,56 poin atau tumbuh 0,79 persen. Bayi yang lahir di Sumut 2019 memiliki harapan untuk hidup hingga 68,95 tahun, lebih lama 0,34 di banding sebelumnya.
“Anak-anak 2019 berusia 7 tahun memiliki harapan menikmati pendidikan selama 13,15 tahun, lebih lama 0,01 di banding 2018”, ujar dia.
Sambungnya, sedangkan capaian IPM di tingkat Kabupaten/kota di Sumut cukup bervariasi. IPM di level 61,14 posisi Nias Barat, Medan 80,97. Harapan hidup sehat saat lahir 62,51 Kab Mandailing Natal, Pem Siantar 73,33 tahun.
Lama sekolah Nias Selatan 12,22 tahun, Medan 14,73. Dan pengeluaran perkapita di tingkat Kab/kota di kisaran 6,02 juta rupiah Nias Barat, 15,03 juta rupiah per tahun untuk Medan. “Jadi rata-rata penduduk usia 25 tahun menempuh pendidikan 9,45 tahun, lebih lama dibanding sebelumnya,”tutupnya. (MR/JB Rumapea).
