Satreskrim Jakarta Barat Amankan Seorang Pria Diduga Pelaku Pencabulan

Satreskrim Jakarta Barat Amankan Seorang Pria Diduga Pelaku Pencabulan
SHARE

METRORAKYAT.COM, JAKARTA BARAT – SatReskrim Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, mengamankan seorang pria paruh baya inisial CS (45) seorang wiraswasta, pada hari Sabtu pagi tanggal 8 Februari 2020 lalu.

CS warga Kalimati RT.15/03 Kedaung, Kaliangke, Cengakreng, Jakarta Barat, yang diamankan atas adanya laporan dari orang tua korban melakukan perbuatan pencabulan (sodomi) pada 2 bocah laki-laki ingusan di bawah umur.

Kedua bocah korban itu T (14) dan P (10), T masih duduk di kelas 8 SMP dan P kelas 2 SD.

Dari perbuatan tersangka inisial CS diakuinya dan dikatakan dari hasil visum dokter. Menurut Kapolsek Cengkareng, Jakarta Barat, Kompol Khoiri melalui Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengatakan, korban telah dicabuli oleh pelaku dengan cara pelaku menghisap alat kelamin korban, lalu korban disuruh memasukkan kemaluannya ke lubang dubur pelaku. Dikatakan AKP Antonius, Senin (10/2).

“Selesai melakukan perbuatan tersebut, pelaku memberikan uang ke korban untuk jajan sebesar Rp. 5000,- (lima ribu). Pelaku melakukan perbuatan tersebut terhadap korban T kurang lebih selama 3 (tiga) tahun,” jelas AKP Antonius.

Di tambahkannya AKP Antonius Mengatakan, perbuatan tersebut diketahui oleh orang tua korban, setelah diberitahu oleh orang tua A (tetangga korban) Karena orang tua A melihat FB (Facebook) A bahwa pelaku mengirim gambar kemaluan lelaki dan meminta untik mencarikan anak laki-laki yang lain di FB (Facebook) A.

Selanjutnya orang tua A melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng, sambungnya.

Kesigapan team opsnal yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius dan didampingi Panit Reskrim berhasil mengamankan pelaku di rumahnya. Setelah di introgasi, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban P dan T.

Dari perbuatan pelaku, polisi menjerat pasal Tindak Pidana perkara melakukan persetubuhan dengan perempuan atau laki-laki di bawah umur pasal 81 (1) UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. (MR/IS)

Metro Rakyat News