Meski Proyek Jembatan Sungai Deli Hampir Selesai Namun Masyarakat Masih Teraniaya
METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Meski proyek jembatan sungai Deli dengan kontraktor PT Bina Mitra Artha (BMA) melalui Balai Pekerjaan Jalan Nasional II hampir rampung, namun tidak dengan nasib warga jalan pangkal Titi kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan hingga kini masih menunggu jawaban yang diduga dampak dari proyek tersebut
Pasalnya diduga akibat getaran paku bumi proyek jembatan sungai deli itu beberapa rumah warga mengalami retak retak, banjir dan permasalahan-permasalahan lainnya.
Menurut Supoyo perwakilan warga jalan Pangkal Titi Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, mengatakan dia sudah lelah dikarenakan semenjak keberadaan proyek tersebut beberapa rumah warga mengalami kerusakan
“Rumah saya terendam banjir sampai kebelakang dan hal ini terjadi semenjak keberadaan proyek tersebut, sama siapa lagi kami mengadu, tinggal sama tuhan aja lagi belum mengadu” katanya yang mengaminkan pertanyaan wartawan terkait pemberitaan dengan judul “Ratusan Rumah di Medan Belawan Terendam Banjir” Metro Malam (Metrotvnews), 30 Januari 2020 pukul 09:56:23.
“Sudahlah banjir, rumah retak-retak dan usaha kamipun mengalami kemerosotan secara drastis, entah bagaimana lagi untuk menyampaikannya, kepada Gubernur sudah kita laporkan juga,” tegas Poyo.
Menurutnya, bahwa ia tak menentang program pemerintah untuk kepentingan umum namun warga disekitar lokasi proyek jangan dijadikan korban dan harusnya nasib warga juga harus di pikirkan, misalnya membuat drainase dikawasan mereka agar warga tidak mengalami banjir di saat musim hujan.
Camat Medan Belawan, Ahmad SP ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya, prihal imbas proyek pembangunan jembatan terhadap warganya, sampai brita ini diturunkan belum menjawab. (MR/FIR).


