Gegara Cuaca Ektrim di Tapteng, Nelayan Bagan Pacang Tewas di Sabar Petir
METRORAKYAT.COM, TAPTENG – Gegara cuaca Extrim Gegara Cuaca Ektrim di Tapteng, Nelayan Bagan Pacang Tewas di Sabar Petir terjadi sore hari di Kabupaten Tapanuli Tengah, seorang Nelayan Bagan Pancang Ahmad Gus Gea alias Agus (24) Warga Muara Nibung, Lik I, Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) meregang nyawa di sambar petir Jumat (17/01/20).
Kejadian ini di saksikan teman korban setelah korban Agus di antarkan kesalasatu Bagan Pancang milik Kuteng yang berada di ujung Kalangan.
Waktu kejadian tersebut di perkirakan sekitar Jam 18:30 WIB menjelang pergantian tenggelamnya matahari.
Adapun saksi dalam kejadian tersebut yakni,itu, Faisal Situmorang (40) dan Eka (26) kedua saksi warga Muara Nibung, kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Adapaun pelaporan yang di tujukan terhadap wilayah Hukum Polsek pandan sekitar Jam 23.00 WIB dan yang bertindak sebagai pelapor adalah Agus Santosa (41) Aspol Polsek Pandan beserta Saksi-saksi yang menyaksikan kejadian tersebut yang mengakibatkan kehilangan nyawa seseorang.
Adapun Kronologi kejadian sebagai berikut, Pada hari Jumat (17/02/20) Jam 17:00 WIB, korban (bekerja di Bagan milik KUTENG ) bersama FAISAL SIMATUPANG dan EKA berangkat dengan menggunakan 1 (satu) unit boat dari Lik. I, Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, menuju Bagan (Tempat menjaring ikan) yang ada di tengah laut, tepatnya laut Ujung Kalangan Kelurahan Hajoran Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng.
Sesampainya di Bagan, korban bekerja seorang diri melakukan aktifitas menjaring ikan, sedangkan Faisal Simatupang dan EKA di Bagan milik mereka masing-masing (berjarak 200 meter) dari TKP.
Sekitar Jam 18:30 WIB tiba-tiba datang petir kuat dan Faisal melihat bagan tempat korban disambar petir. Sehingga bagan korban terbakar serta menimbulkan asap yang sangat tebal.
Kemudian Faisal bersama BUYUNG (Ada di sekitaran TKP) mengecek ke bagan korban dan melihat keadaan korban sudah jatuh tergeletak di lubang lampu.
Melihat keadaan itu, Faisal bersama Buyung takut memegangnya lalu memberitahukan hal kejadian ini kepada warga di Lk. I Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Mendengar kejadian tersebut Jam 21:00 Wib, sekelompok warga berangkat guna melihat situasi itu dan tiba di TKP menemukan korban sudah meninggal dunia. Sekitar Jam 22:30 WIB, korban di bawa ke rumahnya dari TKP.
Hasil pemeriksaan dari kesehatan akan dilakukan Riksa Ver pada hari Sabtu (18/01/20) Jam 08:00 WIB untuk memastikan dari kematian korban.
Atas kejadian ini Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat di dampingi Kapoksek Pandan dan di ketahui Kasubbag Humas Polres Tapteng Iptu Rensa Sipahutar membenarkan kejadian tersebut.
“Ya betul, korban sudah berada di rumah duka untuk di lakukan proses pemakaman,” papar Kapolres di didampingi Kapolsek Pandan dan di ketahui Kasubbag Humas Polres Tapteng (MR/RM).
