Masyarakat Minta Pemerintah Agar Pidanakan Pengusaha yang Berani Mempermainkan Harga Gas Elpiji 3 Kg
METRORAKYAT.COM, TAPUT– Harga Gas Elpiji 3 Kg yang harganya melambung tinggi capai Rp 28.000, saat ini jadi permasalahan serius di Kecamatan Sibororongborong untuk itu masyarakat Siborongborong meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara agar mempidanakan pengusaha yang berani mempermainkan harga Gas Elpiji 3 Kg. Hal itu dikatakan Sinar Nababan Kepada Metro Rakyat di Siborongborong Selasa (19/11).
“Bila nantinya Pihak Pemerintah Kabuoaten Tapanuli Utara melalui Kabag Ekonomi Tapanuli Utara Fajar Gultom mengadakan razia dan mendapatkan pengusaha yang berani mempermainkan harga mari silahkan pidanakan, kami masyarakat Siborongborong siap mendukung,” kata Sinar Nababan.
Tidak ada yang hebat dan kebal hukum, mau siapa pun pengusaha dan mau apapun usahanya silahkan tindak agar ada efek jera dan agar ada pembelajaran bagi masyarakat yang bertindak sewenang-wenang mempermainkan harga Gas Elpiji 3 Kg. Kata Sinar Nababan.
Lanjut Sinar adabaiknya pihak Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Kabag Ekonomi Tapanuli Utara Fajar Gultom secepatnya melakukan razia karena saat ini masyarakat Siborongborong sangat membutuhkan Gas Elpiji 3 Kg guna memasak perlengkapan Makanan dan minuman menjelang Natal dan Tahun Baru 2020. Pungkas Sinar Nababan.
Terkait hal itu Pantauan Metro Rakyat di Siborongborong memang benar harga Gas Elpiji 3 kg sangat meresahkan masyarakat dan harga gas elpiji subsidi 3 Kg jadi pembahasan serius di sejumlah tempat warung yang ada di Siborongborong tanpa terkecuali.(mr/MARUDUT NABABAN)
