Ini kata Kasau di HUT POM AU ke 73 : Jaga Martabat dan Kehormatan, Jadilah Penegak Hukum Yang Tegak Hukum

Ini kata Kasau di HUT POM AU ke 73 : Jaga Martabat dan Kehormatan, Jadilah Penegak Hukum Yang Tegak Hukum
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sejak dibukanya sekolah Polisi AURI untuk pertama kalinya pada tanggal 1 November 1946 telah yg ditetapkan pada hari itu sebagai tonggak sejarah lahirnya kepolisian Militer Angkatan Udara sesuai surat kepala staf angkatan udara nomor skep/12/IX/2001 tanggal 12 September 2001 bahwa pada tanggal tersebut di kukuhkan sebagai ” Hari jadi Provost angkatan udara”,  pada perkembangannya selanjutnya terbit surat kepala staf angkatan udara nomor skep 12/X/2002 tentang pergantian nama dinas Provost TNI AU menjadi Polisi Militer angkatan udara (Pomau) dan disusul peraturan kepala staf angkatan udara nomor perkasau /19/V/2008  tanggal 5 Mei, 2008 tentang perubahan nama dari Pomau menjadi Puspomau yang sesuai dengan keperluan/1/III/2004 tanggal 26 Maret 2004 yang memiliki tugas yaitu penyelidikan kriminal dan pengamanan fisik, penegakan hukum, penegakan disiplin dan tata tertib militer, pengurusan tahanan dan tata tertib militer, pengurusan tahanan keadaan darurat, pengamanan protokoler kenegaraan, pengendalian lalu lintas militer serta penyelengaraan SIM TNI.Tepat di hari ini Jum’at (1/11/2019), Polisi Militer Angkatan Udara genap berusia 73 tahun, yang pada hari ini Lanud Soewondo Medan melaksanakan upacara peringatan HUT POM AU di apron Carli dan yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Meka Yudanto dan bertindak sebagai komandan upacara adalah kasi Idik POM Lanud Soewondo Kapten POM Kurniawan Panji Prasetyo.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kolonel Pnb Meka Yudanto mengucapkan ” selamat hari ulang tahun ” kepada segenap prajurit POMAU dimana pun berada .

Kehadiran polisional dilingkungan TNI AU adalah mutlak diperlukan. Tugas tersebut diselengarakan untuk menjamin adanya keamanan, ketertiban, kedisplinan dan kepatuhan prajurit terhadap ketentuan serta hukum yang berlaku.

Pemikiran strategis dari para pendahulu angkatan udara tersebut hendaknya senantiasa dapat menjadi inspirasi dan dorongan semangat bagi prajurit POMAU saat ini dan masa yang akan datang.

“Selama  73  tahun pengabdian yang telah diberikan, saya menilai bahwa korps Polisi Militer Angkatan Udara telah memberikan kontribusi nyata demi tegaknya ketertiban hukum, tata tertib dan disiplin yang berlaku bagi personel TNI Angkatan Udara. Tampa peran Polisi Miiter Angakatan Udara, tentunya kita juga tidak bisa tenang meninggalkan pangkalan dan alutsista kita. Dengan keberadaan dan peran aktif yang kalian berikan tampa mengenal lelah dan waktu sehingga kita bisa lebih tenang, karena kita yakin pengamanan semua aset yang kita miliki, sudah dilakukan oleh para prajurit Polisi Militer Angkatan Udara yang profesional di bidangnya. Untuk itu, saya sangat berterima kasih dan merasa bangga kepada seluruh prajurit Polisi Militer Angkatan Udara, dan saya meminta dan menekankan agar kalian dapat terus memotivasi diri dalam melanjutkan pengabdian tugas yang selama ini telah kalian laksanakan,” ucap KASAU.

Lanjutnya lagi, sebagai aparat penegak hukum di lingkungan TNI AU, para prajurit Polisi Militer baik perwira, Bintara maupun Tamtama harus Profesional dengan selalu berpedoman pada peraturan  dan perundang-undangan yang berlaku dalam melaksanakan tugas yang diberikan. Untuk dapat meraih profesionalisme tersebut setiap prajurit Polisi Militer harus dapat memahami dan kemudian mampu mengimplementasikan peraturan perundang-undangan tersebut dengan sebaik-baiknya. Dengan menimbang semakin tingginya tuntutan tugas yang harus diemban TNI AU, yang diwarnai juga dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi maka Polisi Militer Angkatan Udara juga harus dapat meningkatkan kemampuanya khususnya melalui pemanfaatan teknologi Forensik Extractioon Device ( UFED ) termasuk eksplorasi berbagai kemungkinan penyesuaian peraturan perundangan-undangan di lingkungan TNI AU.

“Dengan demikian Polisi Militer Angkatan Udara dapat bekerja secara mandiri dan tampil sebagai ujung tombak penegakan hukum di lingkungan TNI AU sesuai peran dan bidang tugas yang dipercayakan kepada kalian. Saya ingin menggaris bawahi secara khusus, mengenai pentingnya pengembangan wawasan dan pengetahuan bagi personel Polisi Militer Angkatan Udara. Memperkaya wawasan dan pengetahuan merupakan suatu keharusan di era perubahan yang sangat dinamis seperti sekarang ini. Untuk itu hendaknya hal ini menjadi perhatian utama bagi Polisi Militer Angkatan Udara, baik untuk pelaksanaan tugas dimasa kini, maupun demi kesuksesan dan kemajuan dimasa yang akan datang,” tegas Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Satkom Wira Waskita sebagai mitra binaan POM AU turut mengikuti upacara

Sebagai bagian integral dari TNI AU, Polisi Militer harus memahami bahwa bentuk ancaman yang kita hadapi pada masa depan tidak akan menjadi lebih mudah, maupun semakin kompleks dan Unpredictable yang harus kita waspadai adalah sifat ancaman tidak hanya datang dari State actor saja, namun bisa dari non -State actor, penggunaan Proxy dan bentuk ancaman Hybrid lainya.

Diakhir kata sambutanya KASAU mengingatkan seluruh Prajurit Polisi Militer Angkatan Udara bahwa idealisme adalah pilar utama dalam tugas. Penegakan hukum akan kehilangan ruh Tampa hadirnya idealisme. Ketika menjalankan tugas orang akan menilai dari seberapa baik tingkah laku dan sikap Polisi Militer Angkatan Udara dari seberapa baik prestasinya.

“Terus jaga martabat dan kehormatan kalian, dan jadilah penegak hukum yang tegak hukum. Bekali diri kalian dengan berbagai pengetahuan. Teguhkan hati dan diri kalian dalam setiap penugasan dimanapun kalian berada. Yakinlah semua pengorbanan yang kalian berikan akan menjadi kontribusi berharga demi kemajuan Korps Polisi Militer dan kejayaan TNI Angkatan Udara,” pungkas Kasau Mengakhiri kata sambutanya yang dibacakan Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Meka Yudanto.

Turut hadir dalam undangan, para asisten Kosekhanudnas III, Danwing III Paskhas, Ka. Odmil Medan,  Danyonko 469 Paskhas, Danpomal Belawan yang diwakilkan oleh Mayor POM Dian S , Dandenpom I/5 yang diwakilkan oleh Kapten  CPM Wahyudi, para kepala dinas Lanud Soewondo serta mitra binaan Satpom Lanud Soewondo.(MR/Suriyanto/Red )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.