Dinsos Lakukan Pemulangan Abdussalam Warga Bireun yang Terlantar Di Langsa
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Dinas sosial kota Langsa berencana akan melakukan rehab dan memulangkan seorang warga Kabupaten Bireun Abdussalam Usman (74) warga Gampong Paloh Seulimeng yang terlantar dan sudah sekian hari tidur di balai pengajian mesjid Al-Azhar Gampong Blang Seunibong kecamatan Langsa Kota, Selasa (12/11) siang.
Hal ini diketahui hasil amatan warga dimana ada melihat seorang yang tidak dikenal sudah sekian hari tidur di balai pengajian dengan kondisi fisiknya di duga kurang sehat, untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan maka Geucik Blang Seunibong M.Jamin mengambil sikap melapor dan langsung menghubungi petugas TKSK kecamatan Langsa kota Mutia.
Dengan adanya laporan itu Mutia langsung melakukan tindak lanjut dari laporan itu dengan menghubungi kasi rehabilitasi sosial Agus keumala devi dan tim razia gepeng,setelah menerima laporan tim segera ke TKP.
Saat ditanyao, gepeng yang sering tidur di balai pengajian tersebut bicaranya ngaur alias tidak nyambung, maka dugaan petugas yang bersangkutan mengalami kegalauan dan kondisi fisiknya sangat lemah, untuk berjalan saja harus menggunakan tongkat.
Selanjutnya, gepeng tersebut akan dipulangkan ke Kampung halamannya karena yang bersangkutan memiliki KTP sebagai alat yang mempermudah kita dalam melakukan tindak lanjut.
Sementara itu Geucik Blang Seunibong mengatakan selaku masyarakat Blang Seunibong selalu mengontrol bila ada di daerah mereka masyarakat atau orang orang yang tidak di kenal untuk langsung di cari tahu keberadaannya.
“Mengenai Abdussalam, memang selama ini beliau sudah menjadi perhatian warga karena yang bersangkutan sudah lama pulang pergi dan tidur di balai pengajian. mengingat ianya nanti akan sakit maka akhirnya kami melaporkan ke dinas sosial setempat untuk dilakukan penertiban dan melakukan rehab sosial kepada yang bersangkutan,”ujarnya.
Geuchik juga berterimakasih kepada Dinas Sosial dan tim Razia Gepeng juga kepada TKSK yang sudah merespon dengan cepat atas laporan yang di terima. “Atas kerja sama ini semoga nantinya tidak ada lagi orang orang yang tidak dikenal terlantar di kota langsa,”pungkas Geucik.(MR/ART)
