Berawal Jualan di Kaki Lima Dengan Payung, Suwarno Kelapa Kini Sukses Punya Dua Toko Bernama UD. Suwarno Kelapa

Berawal Jualan di Kaki Lima Dengan Payung, Suwarno Kelapa Kini Sukses Punya Dua Toko Bernama UD. Suwarno Kelapa
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kerja keras, disiplin dan tepat waktu menjadi prinsip dalam hidup pria kelahiran Kota Partimbalan Siantar tepatnya Tanggal 6  bulan  11  tahun  1973 lalu, dan saat ini telah berusia 46 Tahun.

Foto: Suwarno ketika menceritakan awal usaha santan kelapa yang dirintisnya dari Nol sambil mempraktekkan ketika dia masih bekerja memarut kelapa pesanan pelanggan. ( METRORAKYAT.COM/Irwan M)

Pria yang dikenal ramah dan berpenampilan sederhana ini ternyata memulai usaha penjualan santan kelapanya dari kecil-kecilan yakni di Jalan Rotan Kecamatan Medan Petisah.

Foto : Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya ketika menghadiri peresmian UD.Suwarno Kelapa di Jln Kapten Muslim Medan, Kamis (15/11/19) lalu.

Memiliki kulit sawo matang, pria yang tinggal di Kota Medan bernama Suwarno ini ternyata mampu membawa usahanya yang bergerak di bidang santan kelapa hingga memiliki pelanggan perharinya seratusan lebih,  dan kini sudah memiliki dua kios penjualan santan kelapa antara lain satu di pasar petisah dan satu lagi di Jalan Kapten Muslim dekat pasar Sei Kambing Medan.

Usaha penjualan santan kelapa miliknya diberi nama UD Suwarno Kelapa. Menurut Suwarno, Santan kelapa miliknya tidak memakai bahan pengawet sehingga sehat untuk dikonsumsi.

” Kita prioritaskan kepuasan dan kesehatan konsumen. Bagi saya, konsumen atau pelanggan adalah raja, jadi pesanan tetap saya jaga, jangan terlambat. Begitu dipesan, kita usahakan agar cepat sampai ke pelanggan,” ujarnya, Sabtu (16/11/19).

Diceritakan Suwarno, saat baru berjualan Santan Kelapa, pelanggannya saat itu sedikit, namun dia tetap yakin dan berdoa bahwa usaha jualan santan kelapanya akan banyak pembeli. Dan terbukti, satu persatu pembeli dan pelanggannya bertambah, hingga ketika pemko Medan membangun pasar petisah, selanjutnya, dia pun mulai pindah berjualan santan kelapa di dalam pasar petisah. ” Di pasar petisah, pelanggan saya pun semakin banyak, sebab sebelumnya usaha saya ini sudah banyak yang kenal ketika saya rintis di Jalan Rotan,” ujarnya.

Kini, UD.Suwarno Kelapa setiap harinya menghabiskan hampir tiga ton buah kelapa untuk di jadikan santan kelapa. Adapun biji-biji kelapa yang dia butuhkan dibeli dari toke-toke kelapa baik dari dalam kota Medan dan diluar Kota Medan seperti dari Batubara, Dari Aceh Ada dan dari Nias.

” Untuk tempurung kelapanya, juga sudah ada pabrik dari daerah Binjai yang nampung, termasuk juga air kelapa dan ampas kelapanya juga sudah ada yang menampungnya, jadi tidak ada yang tersisa sia-sia,” ucapnya.

Ketua Umum Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) yang telah memiliki banyak Dewan Pimpinan Cabang yang ditempatkan di setiap pasar di Kota Medan dan DPD di Kota Pematangsiantar.

Dalam hal mendidik anak-anak, Suwarno ternyata terbilang sukses, sebab, dari empat orang anaknya, semuanya memiliki prestasi yang dapat membanggakan Suwarno dan Istrinya.

” Anak saya ada Empat (4) dua cewek dan dua cowok. Untuk yang cewek paling besar saat ini kuliah di Semarang dan Alhamdulilah mendapat beasiswa sampai tamat, bulan Maret Tahun 2020 akan wisuda. Yang nomor 2 cowok, masih kuliah semeste VI di Universitas Sumatera Utara (USU), Nomor tiga Atlit Bulu Tangkis di Universitas Jaya Raya Jakarta, namanya Muhammad Satria, dan yang terakhir cewek masih duduk di bangku SMP, kalau istri saya, bekerja sebagai Ibu rumah tangga saja,” ujarnya.

Meski sukses dalam mendidik anak-anaknya, Suwarno berkisah hal itu tidak lepas juga dari dukungan istrinya dan juga teman-temannya yang selalu membantu usahanya sehingga bisa seperti saat sekarang ini.

Bagi Suwarno yag tinggal di Kecamatan Medan Helvetia ini, 29 Tahun berjualan santan kelapa bukanlah hal yang mudah, sebab banyak tantangan dan kesabaran serta keuletan yang harus dia hadapi, termasuk juga memelihara hubungan kerjasama yang baik dengan seluruh pelanggan dan karyawannya. 

Selain berjualan santan kelapa, Suwarno juga dikenal aktif dalam organisasi pedagang seperti organisasi pedagang yang di dirikannya saat ini bernama P4B yang dapat dikatakan berjalan dengan baik, bahkan sudah memiliki perwakilan di daerah Kota Siantar.

Selain itu, UD Suwarno Kelapa juga sudah terdaftar di Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara (MUI-Sumut) sehingga semakin memudahkan langkah Suwarno untuk memajukan usahanya tersebut sehingga memiliki jaminan mutu yang diakui.

Dengan bertambahnya toko UD.Suwarno Kelapa ini, diharapkan semakin mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Medan bagi yang memerlukan santan kelapa termasuk juga toko-toko roti dan rumah makan yang ada di Kota Medan.

UD Swarno yang telah memiliki 12 pekerja ini berharap kehadiran santan kelapa UD.Suwarno Kelapa di Jalan Kapten Muslim, dapat semakin berkembang pesat dan semakin banyak menerima pesanan santan kelapa, karena santan kelapa milik Suwarno dijamin tidak memakai bahan pengawet, dan sehat untuk di konsumsi.

” Semoga ditahun berikutnya, usaha saya semakin bertambah banyak lagi bang, sehingga semakin banyak yang mengenal Santan Kelapa milik UD.Suwarno Kelapa,” pungkasnya. (MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.