Bocah 6 Tahun, Meninggal Dunia Tercebur di Bak Penampung Air Hujan
METRORAKYAT.COM, KARO – Lagi-lagi bak penampung air hujan yang sering disediakan warga petani di ladang, untuk keperluan memompa tanaman memakan korban jiwa.

Kali ini, seorang bocah enam tahun, buah hati dari pasangan suami istri (pasutri) M. Sembiring (34) dan Rini beru Karo (32) warga Desa Gajah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa (27/08/2019) menjadi korbannya.
Namun sayang, kejadian duka yang terjadi di Perladangan Kenjahe Desa Gajah ini tidak terekspos media.
Menurut informasi yang didapat dari Kapolsek Simpang Empat, Iptu Dedy Ginting via telepon seluler mengatakan, kejadian tersebut diterimanya berdasarkan laporan dari warga, Rabu (28/08/2019).
Korban bernama Randi Sembiring ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa dibak penampung air. Ia lepas dari pantauan kedua orangtuanya, karena sedang asyik memompa tanaman pertanian.
“Korban yang tenggelam dibak itu telah dibawa ke rumah sakit Amanda Berastagi. Tapi nyawanya tak tertolong lagi,”ujar Kapolsek.
Kapolsek mengatakan, setelah mendapat informasi dari warga. Ia langsung meminta kepada Ka. SPK, Aiptu R. Pandia dan anggota lainnya untuk menuju rumah sakit.
Dan benar saja, dari keterangan yang didapat dari keluarga korban, kejadian itu terjadi pada hari Selasa (27/08/2019) sekira pukul 17:00 Wib.
Yang mana saat itu, ayah korban ingin melepas lelah digubuk. Setelah berada digubuk, Ia tidak mendapati putranya dan langsung mencarinya.
Tapi alangkah kagetnya, putranya itu ditemukan dibak penampung air hujan sudah dalam keadaan tak bernyawa.
“Korban dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong lagi. Acara adat penguburan dilaksanakan hari Rabu semalam,” ujar Dedy.
Kapolsek mengharapkan dan menghimbau kepada para orangtua yang bekerja diladang. Agar memperhatikan keselamatan anaknya, apalagi yang memiliki bak penampung air di ladang.
“Biar aman, buatlah sekat atau pagar disekitar bak. Agar para orangtua yang memiliki balita tidak kuatir jika meninggalkan anaknya digubuk,”himbau Kapolsek.(mr/Anita)
