oleh

Balai Latihan Kerja Aceh Diduga Tertutup Gunakan Dana Anggaran Pelatihan Peningkatan Tenaga Skill

SHARE
1.111 views

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Salah satu upaya meningkatkan skill angkatan kerja, akses masyarakat terhadap pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) memang harus diperluas. Sebab peningkatan skill pekerja lulusan SD–SMP sederajat harus mendapat perhatian serius.

Seperti terlihat oleh media Metrorakyat.com, yang di laksanakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK ) Aceh melalui Balai Latihan Kerja Aceh Timur yang di laksanakan di Gampong Lhok Bani Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa, Balai Latihan Kerja berupa aset Aceh Timur. Sabtu (31/8/19).

Terkait dengan pelatihan yang sudah hampir dua bulan berjalan, Media hendak mengetahui pelatihan apa saja yang di ajarkan oleh Balai Latihan Kerja ( BLK ) Aceh melalui BLK Aceh Timur yang terkesan tertutup dan penggunaan anggarannya juga dinilai tidak transparan.

Atas hal tersebut Metrorakyat.com, mencoba mencari Informasi dan investigasi tentang pelatihan dengan mendatangi kelokasi Pelatihan dan bertemu dengan Suaimin, Kasi yang terdapat di Balai Latihan Kerja ( BLK ) Aceh Timur selaku penanggung jawab Pelatihan Jum’at ( 30/8/19 ).

Suamin mengatakan, Pelatihan yang di laksanakan merupakan kegiatan provinsi. “Kami hanya pelaksana saja, dan yang di berikan pelatihan pesertanya semua warga Aceh Timur. Dan yang di berikan pelatihan kepada para peserta di antaranya Pelatihan, Komputer, Las, menjahit, Elektronik ( Listrik ) dan Mesin. Sudah berjalan dua bulan lebih dengan waktu pelatihan berpariasi ada yang 16 hari ada yang 31 hari,”ujarnya.

Sambungnya, dan bagi peserta pelatihan di berikan snak, nasi dan di akhir pelatihan di berikan uang traspot yang di hitung perhari Rp.250.000. Di kalikan berapa hari yang ikut pelatihan.

Namun saat wartawan menanyakan berapa anggaran untuk pelatihan Suaimin, tidak mengetahui dan berkilah pelatihan adalah gawean provinsi. “Menyangkut pengeluaran sehari – hari untuk peserta saya utang dulu setelah BLK dari Provinsi turun baru di lunasi oleh mereka,”kata Suaimin, Kasi Balai Latihan Kerja Aceh Timur.

Keterangan dari Kasi Balai Pelatihan Kerja Aceh Timur tersebut menimbulkan kecurigaan termasuk bagaimana penggunaan anggaran untuk pelatihan dan bersumber dari mana dana tersebut, sehingga kuat dugaan ada permainan antara Balai Pelatihan Kerja ( BLK ) Provinsi Aceh dengan BLK Aceh Timur.

Sampai dengan berita ini di turunkan dari Balai Latihan Kerja ( BLK ) Provinsi Aceh wartawan belum mendapatkan keterangan apa – apa. (MR/DANTON )

Breaking News