Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Polres Tapteng Dalam Mengungkap Cepat Pelaku Pembunuh Santi Devi Malau

Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Polres Tapteng Dalam Mengungkap Cepat Pelaku Pembunuh Santi Devi Malau
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAPTENG – Maslan Malau (58), ayah kandung almarumah Santi Devi Malau, karyawati Bank Syariah Mandiri di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara yang dibunuh pasutri DP dan NN, mengaku sangat kehilangan putri ke-empatnya itu. Ditemui di kediamannya di lingkungan II, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah, Rabu (19/6), Maslan terduduk lemah dengan tatapan kosong.

Foto : Maslan Malau orangtua korban (Alm.Santi Devi Malau)

Ia berusaha menahan tangis dengan mata berkaca-kaca. Maslan menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Nada suaranya tertahan.

Ibunda Santi, Murniati Lubis, duduk tak jauh dari Maslan. Foto almarhumah ia peluk dan pandangi tak berhenti. Maslan sesekali melirik istrinya itu dengan haru.

“Santi anak baik, tapi kami tetap ikhlas, Allah sayang sama Santi dan menjemputnya cepat,” ucap Maslan Perlahan. 

Maslan menyebut masih memendam pertanyaan besar soal alasan apa yang mendorong para pelaku merenggut nyawa putrinya.

“Benar-benar kami tak habis fikir, mengapa mereka harus membunuh Santi ? Hanya karena uang Rp 200 ribu ? Itu sangat keji, bukan perilaku manusia,” kesal Maslan.

Kendati demikian, Maslan mengaku berterimakasih dengan kerja keras polisi yang berhasil mengungkap siapa para pelaku. Polisi menurutnya telah bekerja dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja polisi. Semoga cepat terungkap motif yang sebenarnya,” ucapnya.

Dia juga menyebut, menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum terhadap para pelaku kepada pihak kepolisian. “Kita serahkan sepenuhnya kepada kepolisian,” imbuh Maslan.(MR/RM)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.