Sambut Bulan Ramadhan, Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Tertibkan Segala Jenis Judi
METRORAKYAT.COM, TAPTENG – Praktik judi baru berkedok game ketangkasan tembak ikan (shooting fish) masih terus beroperasi di Kecamatan Pinangsori, judi semi online ini masih di kerumuni pecandu judi dari segala lapisan usia (22/05/19)
Salah satu lapak yang terpantau di lapangan, lapak judi di Aek Nabobar, Kelurahan Albion Prancis. Judi baru jenis game ketangkasan yang ditempatkan di dalam kedai kopi di pinggiran sungai Nabobar ini, terlihat di kerumuni pemain.
Sementara beberapa orang lainnya, berdiri menonton, kemungkinan menungggu giliran untuk bermain. Sepertinya keresahan warga serta rumah tangga akibat efek yang di timbulkan game ketangkasan ini, anggapan pemilik judi Baru ini mengira, hal ini adalah permasalahan kecil yang tak penting di kubris bagi pemilik lapak.
Warga masyarakat mengaku sangat resah dengan hadirnya aktivitas judi baru game Online ini, terutama ibu-ibu rumah tangga yang suaminya kerap ke tempat judi mesin tersebut.
Akibat bebasnya judi ketangkasan ini, banyak kepala keluarga yang malas untuk bekerja. Bahkan menghabiskan uang hasil gajinya di meja judi Online ini, hal ini bisa memicu pertengkaran di dalam keluarga.
Sejak berita judi game Online serta keluhan masyarakat ini di terbitkan, terpantau bahwa tindak tegas dari kepolisian atas keluhan dari masyarakat, hal ini belum ada tanggapan dari pihak yang berwenang.
Terkait dari maraknya Judi yang beraktivitas di Kecamatan Pinagsori Ketua Pemuda Muhammadiyah Parmadi Sugiharto Nasution, selaku Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Pinangsori mendesak aparat kepolisian untuk menertibkan segala bentuk judi di Kecamatan Pinangsori.
“Demi menjaga kesucian bulan suci Ramadhan, kita minta pihak kepolisian menertibkan segala kegiatan berbentuk judi,” pinta Parmadi, Rabu (22/5).
Pria yang juga menjabat sebagai Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda uhammadiyah (KOKAM) Pinangsori ini meminta pihak kepolisian agar segera mengelar operasi pekat. Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM siap mendukung kinerja kepolisian guna memberantas praktik judi, miras maupum aktivitas maksiat lainnya.
“Kondisinyakan sudah meresahkan masyarakat, apa lagi yang ditunggu ,” tegas Parmadi.
Terpisah, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat SH SIK MH, yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Dodi Naingolan mengatakan, jika pihaknya telah menindaklanjuti keberadaan judi ketangkasan tembak ikan yang sedang marak di Pinangsori.
“Kanit serse sudah menyuruh berhenti. Kita hanya bisa menyampaikan baik-baik, kalau tidak mau mengindahkan, kita akan hubungi pimpinan mereka,” kata Dodi, melalui aplikasi WhatsApp. (MR/RM)
