Inflasi Sumut Capai 1,23 Persen, per April 2019
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut) mencatat inflasi tertinggi di awal 2019 yakni menjadi 1,23 persen di bulan April. Kenaikan harga cabai sebesar 50,02 persen dan bawang putih sebesar 47,57 persen menjadi salah satu pemicu.
Selain cabai, komoditas lain yang menyebabkan Sumut inflasi yakni bawang merah yang naik 17,29 persen. Selain itu, harga kontrak rumah naik 1,4 persen, harga mobil naik 1,15 persen, harga kacang panjang naik 23,02 persen, dan harga cabai hijau naik 41,31 persen.
Kepala BPS Sumut, Syekh Suhaimi mengatakan, beberapa komoditas mengalami peningkatan harga cukup signifikan sehingga mengerek naik inflasi pada periode April 2019. Menurutnya, Kota Medan yang berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap inflasi di Sumatera Utara menyentuh angka 1,3 persen yakni menjadi kota di Sumatera dengan inflasi tertinggi.
Daerah lainnya di Sumatra Utara kompak menyentuh kisaran 1 persen yakni Kota Sibolga dengan 1,15 persen dan Kota Pematangsiantar 1,03 persen. Sementara itu, di Kota Padangsidimpuan masih dengan 0,36 persen.
“Lima bulan terakhir kami selalu berada di bawah nasional. Bulan April inilah sudah mulai bergerak di atas nasional,” katanya, Kamis (2/5).
Lebih lanjut, inflasi di periode ini berasal dari kelompok bahan makanan. Sebagai contoh, di Kota Medan, beberapa komoditas seperti cabai merah mengalami kenaikan harga sebesar 50,02 persen harga bawang putih naik 47,57 persen dan harga cabai hijau naik 41,31 persen.
Adapun, komoditas lain justru mengalami penurunan seperti tarif listrik, ikan kembung, dencis, daging ayam ras dan daging sapi.
Menurutnya, untuk komoditas cabai merah bila harganya masih di kisaran Rp35.000 per kg, sebenarnya petani belum mendapat pengembalian modal. Kenaikan harga dianggap tidak wajar bila telah menyentuh kisaran Rp60.000 per kg.
Harga Rp35.000 itu petani masih belum break even. Kalau sudah di atas Rp60.000, baru (tidak wajar).
“Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Medan pada April 2019 secara umum menunjukkan adanya peningkatan. Itu yang membuat Medan mencatatkan inflasi tertinggi,” pungkasnya.(MR/JB Rumapea)
