Ratusan Petugas Pendata dan Pendamping Sosial Mengikuti Apel di Kantor Walikota
METRORAKYAT.COM, JAKARTA PUSAT – Ratusan petugas pendata dan pendamping sosial mengikuti Apel di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, pada Rabu (10/04/2019). Apel tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi dan dihadiri Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah.
“Dengan adanya Apel pagi ini, berarti pendataan dan pemutakhiran Basis Data Terpadu untuk keseluruhan di DKI Jakarta kita mulai,” ujar Irmansyah.
Kota Administrasi Jakarta Pusat menjadi kota pertama yang akan dilakukan pendataan. “Jakarta Pusat merupakan Ibu Kota Provinsi DKI Jakarta dan pusat berbagai kegiatan. Nanti setelah Jakarta Pusat, menyusul wilayah kota lainnya,” jelas Irmansyah.
Ia berharap dengan dilakukannya pendataan dan pemutakhiran BDT, dapat menghasilkan data yang akurat, valid, reliabel, dan terpercaya. “Jadi data ini dapat update terus. Tidak hanya setahun sekali, tapi sebulan sekali akan diupdate,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi berpesan kepada seluruh petugas pendata dan pendamping sosial, agar dapat melaksanakan tugas secara optimal.
“Pendamsos melakukan kegiatan ini sebaik mungkin. Hindari kesalahan dalam mengumpulkan data BDT karena ini menyangkut hidup seseorang,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengalungan kartu identitas oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat secara simbolis kepada dua petugas pendata dan pendamping sosial.
Pelaksanaan pemutakhiran data BDT akan dilaksanakan pada tanggal 10 April 2019 – 6 Juli 2019, dengan sistem pemusatan per Kota / Kabupaten Administrasi menggunakan aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation) berbasis android, dimana DKI Jakarta menjadi provinsi pertama yang menerapkan aplikasi tersebut.
Untuk Wilayah Jakarta Pusat, pemutakhiran BDT akan dilakukan pada tanggal 10 – 21 April 2019 di 44 Kelurahan.
Diharapkan dengan dilakukannya pemutakhiran BDT ini akan tersaji data yang akurat, reliabel dan akuntabel. Hal ini mengingat Basis Data Terpadu merupakan sumber dari segala data untuk penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu. (MR/IS)
