Pertumbuhan Perekonomian Sumut 2019 Dapat di Pertahankan

Pertumbuhan Perekonomian Sumut 2019 Dapat di Pertahankan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Untuk tahun 2019 pertumbuhan perekonomian Sumatera Utara (Sumut) harus dapat kita pertahankan mengharapkan Bank Indonesia  bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi Sumut.

Hal ini dikarenakan tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5,18 persen sudah berada di atas pertumbuhan ekonomi rata-rata nasional, sebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sumut pada sambutan serah terima jabatan kepada KPwBI baru, di Gedung Bank Indonesia, Jln Balai Kota, Medan, Jumat (29/3).

“Bahkan dari sisi inflasi Sumut cukup stabil dengan 1,23 persen,”cetusnya. Serah terima jabatan yang baru di terimakan kepada Wiwiek Sisto Hidayat di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provsu, Jalan Balaikota Medan.

Lebih lanjut di sampaikan Arif, perbankan memiliki peran penting di Sumut. Karena Provinsi ini merupakan wilayah yang berbasis ekonomi agri kini mulai memasuki ekonomi perindustrian. Ini tentunya tidak terlepas dari peran serta perbankan yang di motori Bank Indonesia. Perbankan di Sumut sangat di harapkan dalam menunjang perekonomian sebagai mitra pemerintah.

“Bank adalah salah satu tempat yang penting dalam ruang lingkup pemerintahan, dimana bank merupakan lokomotif dari sebuah negara atau daerah yang baik,” turur Arif.

Selain itu, berpesan kepada pimpinan yang baru Bank Indonesia beserta jajarannya di Sumut agar dapat memfasilitasi dan terus meningkatkan fungsi intermediasi perbankan melalui pembiayaan kepada pelaku UMKM.
Sementara Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi mengharapkan, kondisi pertumbuhan ekonomi Sumut tetap baik dan inflasi tetap berjalan stabil.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di Sumut didorong oleh sektor pengilahan maupun perdagangan besar serta eceran. Begitu pun, Pemprov Sumut perlu melakukan diversifikasi dalam pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Tuturnya menambahkan pariwisata adalah sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu pariwisata merupakan sektor yang tidak akan terpengaruh fluktuasi meski pertumbuhan ekonomi melambat. Untuk itu, Rosmaya Hadi mengharapkan Pemprov Sumut dapat mendorong akses atraksi amenitas promosi dan pelaku bisnis (3A2P) agar pariwisata khususnya Danau Toba berkembang.

“Kami bangga karena Objek Wisata Danau Toba menjadi salah satu destinasi wisata yang harus kita dorong karena termasuk 10 destinasi wisata prioritas,” sambungnya.

Turut hadir pada kesempatan itu anggota DPD RI, Parlindungan Purba, Konjen Amerika Serikat Juha P Salin, Wagubsu, perwakilan Forkopimda Provsu, Kepala perwakilan BPK RI Sumut, Vincentia Moli Ambar Wahyuni, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar serta Pimpinan Perbankan Wilayah Sumut. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.