Mak…Jang Seram kali Ah, Seorang Pemuda Bacok 2 Wanita dan 1 Pria

Mak…Jang Seram kali Ah, Seorang Pemuda  Bacok 2 Wanita dan 1 Pria
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PERCUT SEI TUAN – Di jalan Pancing gang Hawa no 40 C kelurahan Indra Kasih kecamatan Medan Tembung mendadak suasananya menjadi menyeramkan, sebab di sana telah terjadi peristiwa pembacokan oleh seorang pria yang bernama Syahrul (47) terhadap tiga orang korban sekaligus.

Ngatemi (60) wanita lanjut usia bersama dua orang anaknya Paramita, perempuan (25) dan Riki, laki -laki ( 23 ) ketiganya kritis akibat luka bacok dan harus dilarikan ke rumah sakit Haji Medan karena luka serius yang dideritanya.

Pelaku yang bernama Syahrul Ahmad (47) warga jalan Gatot Subroto sempat di bal-bal warga masyarakat, sebelum petugas dari Polsek Percut Sei Tuan datang dan mengamankanya.

Pelaku yang bernama Syahrul yang merupakan mantan Suami dari Dina (36) anak perempuan dari Ngatemi yang telah resmi bercerai dua tahun lalu, saat itu Indra Gunawan (30) yang merupakan anak korban terbangun dari tidurnya karena mendengar suara gaduh dan jeritan dari adiknya yang bernama Riki Prapanca yang mengalami luka bacok di tangan kanannya dan Indra juga melihat ibunya, (Ngatemi ) juga mengalami luka pada tangan kiri dan kepalanya akibat luka pada saat itu juga Indra melihat Syahrul lagi memegang parang dalam keadaan berdarah tengah membacoki adiknya bernama Fitri Utami dengan membabi buta .

Mengetahui aksinya dilihat oleh Indra, Syahrul pun berusaha mengejar Indra yang lari sambil berteriak-teriak meminta tolong pada warga.

Warga yang mendengar dan melihat kejadian ini beramai-ramai menangkap Syahrul dan memukulinya hingga tak sadarkan diri.

Untung saja nyawa Syahrul bisa diselamatkan oleh kedatangan personil polisi dari Polsek Percut Sei Tuan yang langsung mengamankanya dari amuk warga dan meboyongnya ke kantor polisi.

” Sebelum ini si Syahrul sempat buat keributan bang kalau nggak salah tanggal 20 Maret 2019 yang lalu, Syahrul datang ke rumah ku yang letaknya bersebelahan dengan rumah mamak aku (mantan mertua Syahrul) dan mengobrak-abrik barang-barang yang ada di dalam kamar, saat itu adik-adiku yang melihat Syarul mengobrak-abrik isi rumah sempat mencoba menghentikan itu namun terhalang karena takut Syahrul mengancam akan membacok siapa saja yang berani menghalanginya ,” celoteh DN saat diajak menceritakan kejadian yang menimpanya pada awak media di Polsek Percut Sei Tuan.

Sampai berita ini dinaikkan, Syahrul masih diperiksa secara intensif oleh penyidik di Polsek Percut Sei Tuan. (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.