Demisioner FKPH Unimal : Partisipasi kaum millenials di pemilu 2019 adalah bentuk Transformasi Peradaban

Demisioner FKPH Unimal :  Partisipasi kaum millenials di pemilu 2019 adalah bentuk Transformasi Peradaban
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – Kehidupan politik pada abad ke-20an ini tidak terlepas dari peran millenials dalam menyemarakkan kontestasi politik.
Peran kaum millenials, sangat dituntut sebagai kontributor ide Cerdas berintegritas dalam setiap nafas demokrasi, dan membantu dalam implementasi perpolitikan Indonesia.

Hal demikian disampaikan oleh demisioner Forum Kajian dan Penulisan Hukum Universitas Malikussaleh (FKPH Unimal) dalam persepektifnya persentase pemilih millenials pada abad ke 20an ini berada dalam kisaran 34, 2 Persen.

“KPU telah menetapkan dari angka 152 Juta Pemilih tetap, dan sekitar 34,2 % adalah pemilih millenials, dan ini menjadi hal teramat urgens, perlunya peningkatan peran kaum millenials dalam Pemilu April 2019 mendatang,”ujar Muhar, Pada Senin (11/03/2019).

Demisioner FKPH itu juga menambahkan, Kouta Pemilih millenials ini sangat besar pengaruh nya pada pemenangan salah satu kandidat, hingga membuat para Caleg, dan capres-cawapres menjiwai setiap tipikal millenials.

“Kaum millenials berpengaruh Besar dalam kontestasi politik, makanya kita nilai semuanya berlomba memikat hati para kaum millenials” tambah Muhar (akrabnya dipanggil Awek).

Karena bagian dari kaum millenials, ia mengajak kaum millenials, dari pelajar maupun mahasiswa meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam menentukan arah peradaban bangsa lewat pemilu 2019.

“Hendaknya kita tak perlu jadi taqlid Buta, kapasitas dan kapabilitas itu sangat diperlukan, hingga kaum millenials menjadi pemilih yang kuantitatif dan kualitatif, mengarahkan Indonesia mendatang” Pungkasnya.

Menjadi pemilih cerdas dan berkapabilitas dimulai dari kepedulian pelajar/Mahasiswa dalam demokrasi sekolah/Kampus, baik OSIS, BEM dsb.

“Disekolah ada OSIS, dikampus ada BEM dan DPM, dan jika partisipasi dalam demokrasi sekolah/Kampus saja optimal, maka ini menjadi cikal bakal pemilih cerdas dalam kesuksesan demokrasi Indonesia,”papar nya.

Ia mengakui di Universitas Malikussaleh, tepat nya fakultas hukum, akan diadakan juga Pemilihan Raya (Pemira BEM) dan Musyawarah Besar Dewan Perwakilan Mahasiswa (Mubes Dpm), Harapnya 100 persen Mahasiswa Aktif, yang bisa gunakan hak suara dapat berkecimpung dalam hal ini.

“Mendatang Juga ada Pemira BEM dan Mubes Dpm Hukum Unimal , dan sebagai agent of control, Mahasiswa hukum kita harapkan berperan aktif dalam mendorong taraf kehidupan politik kampus, dan menyemarakkan demokrasi kampus, ini juga bagian awal muala terbentuk nya pemilih millenials yang berkapasitas dan berkapabilitas,”tutup Muhar.(MR/AR)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.