POLITISI MUDA PKS, SEBY SEBLON IBIHA MAYBRAT : MENGHADAPI PEMILU, RAKYAT JANGAN MAU DI ADU DOMBA DAN MENYEBAR HOAX
METRORAKYAT.COM, MAYBART – Kehadiran Mendagri bersama Rombongan pada awal bulan September 2018 lalu di Ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek yang ditutup dengan Kebaktian dan Kebangkitan Rohani (KKR) untuk Perdamaian Maybrat dapat mengakhiri semua bentuk konflik kepentingan politik selama kurang lebih 15 Tahun akibatnya terdapat kejanggalan efektifnya perjalanan roda pemerintahan di Kabupaten Maybrat “Kata politisi muda partai keadilan sejahtera PKS, Sebi Seblon Ibiha, Senin (29/10-2018).
Menindaklanjuti Rekonsilisai Perdamaian kabupaten Maybrat, di ingatkan Setiap Pimpinan Denominasi Gereja tingkat Klasis, Paroki atau lainnya sampai pada pimpinan tingkat jemaat dan pos-pos pelayanan di daerah terpencil pun harus ikut berperan aktif untuk membangun rekonsiliasi perdamaian kepada umatnya.
Meskipun beberapa Minggu lalu setelah kehadiran Mendagri, sempat terjadi masalah
pembacokan seorang Sekretaris Dinas terhadap Kepala Dinasnya, perlu saya luruskan bahwa ini bukan Masalah Publik yang harus dibesar-besarkan lalu mengganggu semua aktifitas pelayanan publik di kalangan pemkab Mybrat sehingga ikut terhenti.
Lanjut Seblon ini konflik interen yang
kini sedang dibicarakan dan diselesaikan dalam rumah tangga Dinas yang
bersangkutan.
Jadi kita harus berdamai membangun negeri kita sesuai Motto Kabupaten Maybrat: “NEHAF SAU, BONOT SAU – NEMA ANU BETA TUBAT MAYBRAT; yang artinya : Satu Hati, Satu Tujuan, Kita Membangun Maybrat yang lebih Baik”.
Sudah belasan tahun masyarakat Maybrat hidup dalam tekanan politik, kehidupan masyarakat ekonomi lemah semakin merosot seolah Maybrat sedang menganut system politik Feodal, sehingga pendidikan anak-anak masyarakat ekonomi lemah merasa tidak bisa lagi melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi,sehingga terjadi perpecahan di dalam jemaat dan kampung-kampung dengan membentuk kelompok ini dan itu, kampung satu dengan kampung lain, jemaat satu dan jemaat yang, sehingga masyarakat tidak nyaman untuk membangun dirinya dengan baik.
Harapan Seblon kepada seluruh masyarakat Maybrat yang sangat sensitive dengan berbagai konflik, kepentingan politik semacam ini, maka menuju Percaturan Politik PILEG Maybrat tahun 2019, saya ingatkan agar setiap siapapun yang berkepentingan dalam momen PEMILU ini, jangan lagi mengadu-domba rakyat dengan Kampanye Hoax yang hanya menambah kegaduhan di masyarakat. Lebih khusus kepada teman-teman para CALEG di Kabupaten Maybrat, sesuai tahapan kerja KPU Kabupaten Maybrat berdasarkan PKPU Nomor 28 Tahun 2018 tentang Tahapan dan Jadwal PEMILU Tahun 2018, Pelaksanaan Kampanye Tertutup melalui Pertemuan Terbatas dan Pertemuan Tatap Muka yang dimulai tanggal 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019, di ingatkan agar jangan menggunakan Kampanye Hoax untuk menjaring massa pendukung, karena berkampanye dengan issu ini dan itu, hanya menambah masalah Rakyat.
“Tetapi berkampanye dengan Visi/Misi, target program yang jelas, dengan diimbangi kejujuran dan kualitas figur yang baik, dipastikan dapat menjawab Masalah Rakyat di Kabupaten Maybrat,”pungkasnya. (MR/Azrul)
