Luput Dari Pengawasan Orang Tua, Bocah 10 Tahun Hanyut di Sungai Bengkel Pasar 7 Desa Sena Batang kuis
METRORAKYAT.COM,PERCUT – Kondisi cuaca akhir-akhir ini memang sungguh sangat mengherankan, siang hari terasa panas menyengat dan sore harinya bisa turun hujan deras hingga berjam-jam.
Tingginya curah hujan ini membuat debit air di sungai-sungai semakin tinggi hingga mengakibatkan banjir di kota Medan dan sekitarnya.
Disamping kondisi sungai yang semakin dangkal dan berlumpur juga tumpukan sampah sering kelihatan mengalir di sungai .
Kondisi banjir seperti inilah yang membuat seorang bocah berumur 10 tahun bernama Wahyu Setiawan (10) warga jalan Makmur dusun Anggrek desa Sambirejo Timur kecamatan Percut Sei Tuan hanyut terbawa arus sungai yang deras pada saat bermain dan berenang bersama empat orang temannya di Sungai.Minggu (16/9/2018) jam 11:00 WIB.
Hanyutnya bocah malang yang baru duduk dibangku SD ini bermula pada saat ia dan kempat temanya Arya, Dia pun, Fatin dan Rian sedang bermain dan berenang di lokasi kejadian.
Di duga tak pandai berenang akhirnya korban hanyut dan tenggelam terbawa arus air sungai.
Seorang saksi mata yang bernama Yono (46) warga jalan Sempurna desa Sena kecamatan Batang Kuis yang melihat kejadian itu di lokasi kejadian mengatakan bahwa ia sekitar jam 11:30 WIB ada melarang anak-anak itu berenang di sungai karena dalam kondisi banjir namun sekitar jam 12:30 WIB ia mendengar anak-anak itu menjerit minta tolong.
” Ada memang ku tengok anak-anak itu main-main di sungai sambil berenang,da kularang supaya jangan berenang karena banjir,tapi namanya anak-anak bang manalah mau dilarang ,sekitar jam setengah satu siang jerit-jerit ku dengar orang itu minta tolong ku kejar ksana ku tengok dan tenggelam anak itu terbawa arus sungai sampel sekarang belum ditemukan bang ucap Yono.
Mendengar ada korban hanyut di sungai Polisi Percut Sei tuan Kapolsek Percut Sei Tuan bersama Kanit intelkam dan beberapa anggota dibantu team Basarnas kabupaten Deli Serdang melakukan pencarian di lokasi namun sayang korban belum dapat ditemukan.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri melalui pesan Whatsupp ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini dan mengatakan bahwa pihaknya dibantu Basarnas sedang melakukan pencarian korban.
” Benar bang ada memang tenggelam anak umur 10 tahun atas nama Wahyu Setiawan di sungai pasar 7 Bengkel perbatasan desa Sena kecamatan Batang Kuis.korban pada saat itu sedang bermain dan berenang di sungai yang sedang banjir di duga tak pandai berenang akhirnya korban hanyut sampai sekarang belum ditemukan,” jelas Faidil.
Lanjutnya lagi, korban merupakan anak Sutisna. (37) warga jalan Makmur dusun IV Anggrek XIV desa Sambirejo Timur kecamatan Percut Sei Tuan. (MR/Suriyanto)

