Nilai Tukar Petani Sumut Juli 2018 Turun 0,53 Persen
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Juli 2018, terjadi inflasi perdesaan di Wilayah Sumatera Utara (SUMUT) sekitar 0,50 persen . Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut diwakili Kepala Bidang (Kabid) Distribusi, Bismar Sitinjak kepada wartawan, Jumat (3/8/2018).
Naiknya indeks konsumsi rumah tangga, yaitu indeks kelompok bahan makanan senilai 0,73 persen, indeks kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,46 persen.
Indeks kelompok perumahan 0,10 persen, indeks kesehatan 0,12 persen, pendidikan rekreasi dan olah raga sebesar 0,65 persen serta kelompok transpotasi maupun komunikasi sebesar 0,37 persen. Sehingga bulan Juli 2018 Nilai Tukar Petani (NTP) Sumut tercatat 97,67 atau mengalami penurunan 0,53 persen.
Bismar menyebutkan, penurunan NTP Juli 2018 disebabkan turunya Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat senilai 2,64 persen dab NTP Perikanan 0,54 persen.
Sementara NTP sektor tanaman pangan mengalami kenaikan sebesar 0, 96 persen, NTP Peternakan juga mengalami kenaikan sebesar 0,36 persen.
“Untuk Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mencerminkan angka onflasi atau deflasi perdesaan. Lanjut Bismar, indeks kelompok sandang turun sebesar 0, 04 persen. Dan nilai tukar peryanian (NTUP) Sumut pada bulan Juli 2018 sebesar 106, 39 atau mengalami penurunan 0,32 persen di banding NTUP sebelumnya,” tukas Bismar. (MR/JB Rumapea)
