Kantor Lurah Pasar Baru Tutup Saat Jam Kerja, RCT Kecewa
METRORAKYAT.COM, TAPTENG – Kantor pelayanan masyarakat Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara tutup saat jam kerja, Rabu (01/08/18).
Pitaria simangusong (76) bersama Kuasa Hukumnya Rudy Chairuriza Tanjung SH dan Rekan, menyesalkan kinerja aparatur pemerintahan yang tak mematuhi ketentuan dalam pelayanan masyarakat.
“Contohnya, hari ini saya mendampingi klien saya, namun di jam pelayanan kantor lurah terkunci, tanpa ada satupun pegawai ditempat,” kata Rudi.
Dikatakan, saat pengurusan itu, mereka telah bersabar menunggu sejak pukul 13:15 WIB hingga pukul 15:25 WIB. Kendati para pegawai tak kunjung tiba.
Upaya menemui pihak kelurahan akhirnya ditempuh melalui seorang rekan Rudi. 15 menit berikutnya, seorang honorer akhirnya tiba, namanya Saripa Dalimunthe. Sayangnya honorer ini tetap tak bisa melakukan apa-apa.
“Yang sangat mengherankan kemana pegawai yang lain, sehingga kantor lurah harus ditutup pada saat jam kerja, padahal jumlah pegawai kantor Lurah tersebut enam orang,” kesal Rudi.
Sementara itu, saat dihubungi, Lurah pasar Baru Ahmad Saleh Daulae menyatakan sedang menghadiri rapat Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Sibuluan.
“Katanya akan mengutus Seklurnya untuk menemui,” ungkap Rudi.
Ia pun berharap, Bupati Tapteng melakukan penindakan atas persoalan ini.
“Demi tegaknya nilai-nilai luhur pengamalan Pancasila pada sila ke lima yakni, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tutupnya.(MR/RM)
