Curi Honda Beat, Sandi Pratama dan Zulfahmi tak Berkutik di Ciduk Pegasus Polsek Pancur Batu
METRORAKYAT.COM, PANCUR BATU – Terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor Honda Beat milik Johari,Sandi Pratama(20) warga jalan Mulya Sejati Kecamatan Tuntungan II dan Zulfahmi (19) warga jalan Tanjung Selamat gang Randu no 6 desa Selamat kecamatan Medan Sunggal tak berkutik di ringkus team penanganan gangguan khusus (Pegasus) Polsek Pancur Batu. Minggu 26 Agustus 2018 jam 20:00 WIB.
Kejadian bermula pada saat korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat BK 6732 XU miliknya di samping rumah orang tuanya di dusun IV Mulia Sejati Tuntungan II kecamatan Pancur Batu namun setelah beberapa waktu lamanya berada di dalam rumah orang tuanya,korban di beritahukan oleh seorang saudara sepupunya atas nama Wulan yang menyebutkan bahwa sepeda motor matic milik korban telah raib.
Korbanpun berusaha kesana-kemari mencari sepeda motornya namun sia-sia.
Akhirnya korbanpun membuat laporan ke Polsek Pancur Batu,mendapat laporan warga ,team Pegasus langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mencari saksi-saksi.
Selanjutnya dua hari setelah hilangnya sepeda motor korban,polisi mendapat informasi dari kepala desa Tuntungan II yang mengatakan bahwa pelaku pencurian sepeda motor Johari adalah Sandi dan Zulfahmi.
Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily bersama team Pegasus langsung memburu kedua pelaku dengan membuat strategi dengan memancing pelaku dengan temanya untuk datang ke depan kantor kepala desa untuk melakukan transaksi pembelian sepeda motor hasil curiannya.
Setelah beberapa jam kemudian kedua pelakupun tiba dengan menaiki sepeda motor milik korban di saat bersamaan team Pegasus pun langsung menciduk keduanya Tampa perlawanan.
Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Reskrimnya Iptu Suhaily Hasibuan SH.,MH membenarkan kejadian ini dan mengatakan bahwa kedua pelaku telah ditangkap berkat bantuan warga yang telah memberikan informasi pada polisi.
“Benar bang udah kita tangkap kedua pelakunya dengan cara memancingnya untuk datang di depan kantor kepala desa Tuntungan II untuk membeli sepeda motor curiannya.
Kami suruh seorang temanya untuk membeli kreta itu,pada saat kedua pelaku muncul kami langsung melakukan penangkapan ungkap Suhailly.
Dari hasil intrograsi sementara kedua pelaku mengakui perbuatannya mencuri sepeda motor korban’ dengan merusak kunci kontak sepeda motor korban dengan menggunakan kunci T dan menggantinya dengan yang baru di daerah Berastagi pungkas perwira yang terkenal ramah pada wartawan ini.(MR/Suriyanto).
