Pelayanan Cinema XXI Premiere Centre Point Mengecewakan

Pelayanan Cinema XXI Premiere Centre Point Mengecewakan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, MPd.B sangat kecewa dengan pelayanan yang kurang profesional dan dinilai mengecewakan dari salah satu Manager di Cinema XXI Premiere yang berada di lantai 3A gedung Center Point Mall.

Anggota Dewan tersebut mengungkapkan kekecewaannya secara langsung melalui telepon kepada Wartawan Metrorakyat.com, saat berada di Centre Point Mall, lantai 3A, Kota Medan, Minggu (29/07/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Wong mengatakan, diperkirakan sudah lebih dari tiga kali kejadian tersebut di alaminya. Pihak Cinema XXI Centre Point melebihkan kursi Premiere dengan alasan tertentu.

“Setiap hari Minggu saya mengajak keluarga saya nonton bioskop di sini. Saya beli mahal tiket Premiere dan tidak minta gratis. Jujur saya sangat kecewa, karena ada kursi berlebih di Premiere tapi tidak di jual ke umum. Saat di telepon Managernya yang bernama Clara, dia bilang bahwa kursinya sudah di pesan oleh anak orang nomor satu di kota Medan,” ucap Ketua DPC Taruna Merah Putih (TMP) Kota Medan tersebut.

Ia menambahkan, Manager Cinema XXI (Clara-red) mengatakan harus ada kartu Free Pass dari pusat untuk bisa duduk di kursi Premiere kosong yang berada di belakang (sebanyak 4 set) yang diduga sengaja di kosongkan dengan alasan sudah ada yang memesannya.

Ini jelas membuat kesal anggota DPRD Kota Medan itu. Pasalnya, ia bukan mau minta free atau gratisan, tetapi karena di layar monitor ada terlihat 4 bangku (set) yang masih kosong.

“Walaupin saya memiliki the movie Card, dia (Clara-red) bilang juga tidak bisa membeli seat di belakang itu,” jelas anggota Dewan dari Komisi II DPRD Kota Medan.

Namun, saat Wong memesan atau membeli bangku (set) tersebut, Clara menolaknya dengan alasan 4 set tersebut khusus bagi pelanggan yang mempunyai kartu free pass dari pusat.

“Tentu kita sangat kecewa, saya mau pesan empat bangku, namun kata si Clara, setnya sudah habis, kenapa dibeda-bedakan? Ini kan tidak adil namanya. Setelah saya masuk ke studio premiere, di dalam bioskop ternyata kursi yang dia (Clara-red) bilang telah di jual, ternyata kosong dan sebagai pihak pelanggan atau konsumen berarti kami di bohongin,” ungkap Wong, Minggu (29/07/2018).

Untuk itu, Wong meminta kepada Pimpinan Cinema XXI khususnya Premiere, agar segera mengevaluasi kinerja pegawai yang bekerja di Cinema XXI tersebut. Sebab, diduga ada perbuatan kolusi yang di lakukan oleh Clara dengan menjual bangku premiere hanya kepada orang-orang tertentu saja. (MR/212)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.