oleh

Pasar Timah Akan Dijadikan Pasar Tradisional Modern

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sumandi Wijaya, salah satu pengembang Pasar Timah yang terletak di Jalan Timah, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area kepada wartawan mengatakan, akan menjadikan Pasar Timah yang dulunya kumuh menjadi pasar tradisioanal modern. Hal ini dapat dilakukan pihaknya, setelah secepatnya pihak Pemerintah Kota Medan melakukan revitalisasi atau memindahkan pedagang ke tempat penampungan sementara yang telah di siapkan.

Sumandi menyebutkan apa yang dikatakan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, Hendra DS bersama anggota komisi III lainnya mendukung pembangunan Pasar Timah, sudah merupakan keputusan yang tepat dan bijaksana, sebab, diakuinya, bahwa selama ini legalitas Pasar Timah termasuk izin mendirikan bangunan, izin AMDAL dan sebagainya sudah diselesaikan, sehingga tidak ada lagi dasar pihak yang merasa keberatan untuk menghalang-halangi ataupun menunda pembangunan pasar yang akan dijadikan pasar dengan arsitektur modern.

“Konsep kita, bagaimana agar nantinya Pasar Timah yang dulunya kumuh dan kotor akan menjadi pasar tradisional yang modern. Sehingga, harapan kita dengan terbangunnya gedung ini, transaksi pasar disini akan buka sampai sore dan bahkan hingga malam hari. Kita berfikir bagaimana agar seluruh pedagang memiliki kios yang bagus dan tertata dengan baik,” ujarnya.

Tambahnya lagi, jika pasar terlihat bersih dan bagus, maka minat warga untuk datang berbelanja pastilah semakin banyak. Pendapatan para pedagang juga akan semakin baik.

“Kita ingin jadikan pasar tradisional ini menjadi modern dan lengkap, namun tetap mempertahankan ciri khas pasarnya yaitu ada tawar menawar harga disana,” terang Sumandi yang juga anggota Dewan Kota Medan ini.

Tambah Sumandi lagi, semua perizinan yang diminta sebagai persyaratan sudah dipenuhi dan menurut Sumandi tidak ada lagi yang tidak diselesaikan, semuanya sudah standby untuk melakukan pembangunan Pasar Timah tersebut.

“Itulah bg, kita berharap pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan segera melakukan relokasi pedagang agar kami segera dapat membangun pasar Timah ini, karena sudah terlalu lama hampir lima tahun terkatung-katung, bila perlu kita akan usulkan nantinya pihak PD Pasar Kota Medan membuat pos di dekat pembangunan pasar timah tersebut,” sebutnya, Selasa (31/7/2018).

Terpisah, mantan Dirut PD Pasar Kota Medan, Benny Sihotang ketika dikonfirmasi ke nomor selulernya terkait Pasar Timah mengatakan, pada dasarnya tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan untuk pembangunan Pasar Timah.

“Ketika saya masih PD Pasar Medan, menurut perjalanannya seharusnya sudah selesai, karena izin sudah ada, AMDAL juga sudah ada, kerjasama dengan pihak terkait, PD Pasar dan PTKI sudah selesai, jadi menurut saya ini tinggal ketegasan Pemerintah Kota Medan untuk merelokasi atau menggeser kawan-kawan pedagang ke tempat penampungan sementara yang sudah disediakan,” ujar Benny.

Sambungnya lagi, Walikota Medan tinggal ketegasan nya untuk perintahkan Satpol PP dan PD Pasar (selaku pengelola pedagang), untuk melakukan tugasnya melakukan relokasi” bukan penggusuran”. Kemudian, yang tadinya pasar tempat pedagang berjualan sementara bukan permanen karena diletakkan di badan jalan. Dengan selesainya pasar baru tersebut, para pedagang akan memiliki tempat yang permanen dan bersih.

“Jika pembangunan pasar modern sudah selesai dibangun, para pedagang yang ada ditempat penampungan harus dikembalikan lagi kepasar tersebut. Jangan malah tidak diberikan kepada para pedagang, karena pasar itu dibangun memang untuk para pedagang,” terang Benny Sihotang. (MR/A06)

Breaking News