Ketua Gabpeknas Papua Barat Minta Pemda Setempat Libatkan Kontraktor OAP Pada Pelaksanaan Proyek Daerah
METRORAKYAT.COM, MANOKWARI – Kontraktor Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua Barat merasa tak diperhatikan oleh pemerintah daerah setempat.
Hal ini diungkapkan Ketua Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (Gabpeknas) Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat, Vinsen Kocu kepada media ini Kamis (28/6/2018).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat maupun Pemerintah Daerah (Pemda) se-Papua Barat selama ini belum serius melibatkan para kontraktor OAP dalam menangani proyek- proyek pemerintah.
Ia mencontohkan salah satu proyek besar pembangunan jalan trans Papua barat yang dikerjakan kontraktor besar dari luar.
“Kami kontraktor lokal atau OAP sama sekali tidak diberdayakan. Proyek pembangunan jalan trans Papua Barat itu jelas-jelas dikerjakan kontraktor besar dari luar tanpa melibatkan sub kontraktor asli Papua,” ungkap Vinsen.
Ia berharap Pemprov Papua Barat dan Pemda memberdayakan sub kontraktor OAP dalam lelang dan pengerjaan proyek pemerintah daerah.
“Saya selaku Ketua Gabpeknas melihat di Provinsi maupun di Kabupaten, masyarakat asli Papua sebagai pengusaha dalam hal ini kontraktor, agar pemerintah bisa lebih memperhatikan ke depannya,” kata Vinsen.
Ia juga menyayangkan sikap kepala daerah dengan banyaknya kontraktor luar yang lebih berperan di dalam proyek-proyek yang ditangani selama ini.
“Hampir selama saya di Kabupaten Tambrauw dan di Provinsi sini, OAP ini yang semestinya diprioritaskan atau diberdayakan, tapi tidak diperhatikan. Harapan kita terutama di Pemprov, pekerjaan tolong dilihat masyarakat atau kontraktor asli Papua,” pungkasnya.(MR/Azrul)
