Praktisi Fotografi Dewi Sartika Bukit M.Sn Gandeng BEKRAF Angkat Kerajinan Humbang Hasundutan
METRORAKYAT.COM I HUMBAHAD-Sesuai dengan Perkembangan jaman di era digital, dunia industri kreatif pun harus melebarkan sayap dalam hal pemasaran, salah satunya adalah dengan cara penjualan secara online dan penjualan cara online sangat efektif dan menjangkau pasar yang luas.
Hal ini dikatakan Dewi Sartika Bukit M.Sn (Praktisi Fotografi Produk) di hadapan para peserta Workshop Fotografi Produk di Aula Kecamatan Doloksanggul,Selasa, (21 /03 /2018).
Untuk itu,Dewi Sartika Bukit M.Sn terpanggil untuk mengangkat pelaku UMKM di Humbang Hasundutan dengan menggandeng Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF), melaksanakan kegiatan Workshop Fotografi Produk di Kabupaten Humbang Hasundutan, mengambil dua lokasi yaitu Kecamatan Doloksanggul dan Kecamatan Onan Ganjang.

Didampingi ORSEPDO ( Komunitas Penggiat Seni) Humbang Hasundutan, Pelatihan ini mendapat respon yang sangat luar biasa dari peserta Workshop, yang di dominasi oleh ibu-ibu pelaku UMKM yang mayoritas bergerak di bidang jajanan kuliner seperti, Keripik singkong, keripik rasa kopi, peyek kacang, bubuk kopi khas Humbang Hasundutan dan lain sebagainya.
Dewi Sartika Bukit M.Sn dalam sambutannya mengatakan kunjungannya ke Humbahas adalah untuk mengangkat seni budaya maupun kerajinan yang ada didaerah Humbahas ke dunia luar.
“Ini kunjungan saya kali ke tiga di Humbang Hasundutan.Kunjungan saya pertama pada bulan Agustus 2017,kami bersama teman-teman seniman sebanyak 5 orang membuat satu pengabdian di kabupaten Humbang Hasundutan mengangkat tema seni musik tradisional, fotografi, teater, Kriya (kerajinan), dan tari. Kali kedua kunjungan saya pada bulan Desember, dalam rangka Workshop Fotografi Produk di Dekranasda Humbang Hasundutan dan pembuatan film Dokumenter Kopi Panggang Sileang bersama teman-teman komunitas ORSEPDO,katanya.

Kita mau angkat,lanjut Dewi, produk kopi Panggang Sileang karena keunikannya, karena selama ini orang taunya kalau minum kopi itu hasil racikan biji kopi, tapi kopi Panggang Sileang beda sendiri karena kita menikmati kopi bukan dari bijinya tetapi dari daunnya. Dan masih banyak lagi hal-hal yang unik yang kami lihat di Kabupaten Humbang Hasundutan ini yang perlu dan harus kita angkat, agar orang banyak tau,imbuh Ibu yang juga adalah seorang Akademisi yang mengajar di Politeknik Seni Yogyakarta ini.
“Kemudian tanggal 22-23/03/2018 kita juga melaksankan kegiatan yang sama di kecamatan Onan Ganjang, karena informasi dari teman-teman ORSEPDO, Onan Ganjang ada kerajinan Rotan Tenun Ulos dan Tenun Songket,jadi kami berharap kepada semua pelaku UMKM agar kita serius dalam pelatihan ini sehingga nantinya membawa manfaat, baik bagi pelaku UMKM, dan juga manfaat bagi kemajuan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Lanjutnya,”dan terimakasih juga buat Pemkab Humbang Hasundutan melalui Dinas Kopedagin dan khusus kepada Ibu Bupati Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor ketua Dekranasda Humbahas atas sambutan hangat dan kerjasamanya sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,pungkas ibu murah senyum ini mengakhiri sambutannya.
Sementara itu,Kadis Kopedagin
Radna Fride Marbun,SE.MSi melalui Kabid Koperasi dan UMKM, Ricardo Lumbantoruan S. Sos sangat mengapreasiasi kehadiran Dewi Sartika di Humbang Hasundutan untuk mengangkat pelaku UMKM si Humbang.
“Sangat bersyukur dan berterima kasih dengan kehadiran BEKRAF dan Juga Praktisi Fotografi Dewi Sartika Bukit M.Sn di Humbang Hasundutan ini,dan berharap bisa mendapat ilmu dan informasi yang lebih, bagaimana mengangkat pelaku UMKM di Humbang Hasundutan,dan berharap, nantinya UMKM Humbang Hasundutan bisa bangkit dan ada perhatian khusus dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF),”harapnya.
Salah seorang pelaku UMKM yang juga peserta Workshop Fotografi Produk asal Doloksanggul Mariana Manik optimis sengan adanya pelatihan ini akan lebih meningkatkan pengetahuan mereka.
“Sebelum ini pun kami sudah pernah juga memajang hasil karya kami di Media Online tetapi kami tidak tahu membuat foto yang bagus itu seperti apa, tetapi dengan adanya pelatihan ini, kami pun akan semakin percaya diri untuk memajang hasil karya kami karena foto yang dihasilkan sangat bagus, tidak kalah dengan hasil jepretan kamera profesional, walaupun hanya menggunakan kamera handphone. Jadi kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami pelaku UMKM Humbang Hasundutan,ujar ibu yang bergelut di bidang pembuatan kue ini penuh semangat(MR2/Desmon).
