Mental Prajurit Yang Tangguh Merupakan Keberhasilan Dalam Menentukan Tugas Pokok
METRORAKYAT.COM | MAKASSAR – Pusat Pembinaan Mental TNI melaksanakan ceramah safari Bintal TNI dan penyaluran Zakat Profesi di Balai Pertemuan Hasanudin (BPH) Makodam, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/3/18).
Acara tersebut dihadiri oleh Ahli Bidang Manajemen Sishanneg Kolonel Arh Imade Sudiana S.I.P. yang mewakili Pangdam XIV/Hasanudin, Kabintaldam, para kabalakdam, Komandan satuan di lingkup Angkatan Darat, Laut dan Angkatan Udara di wilayah Makassar.
Kegiatan Safari tersebut diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan Mental TNI ini dengan mengangkat tema “Membangun mental Prajurit TNI tangguh guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI”.
Diadakannya pembinaan mental ini dilaksanakan untuk membentuk, memelihara, meningkatkan dan memantapkan kondisi jiwa prajurit sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI, melalui pembinaan rohani ideologi tradisi kejuangan dengan harapan agar prajurit memiliki Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, disiplin teguh, moril tinggi dan jiwa korsa, baik individu maupun kesatuan untuk diaplikasikan dalam penugasan sehingga berhasil dan berdaya guna dalam keberhasilan tugas pokok TNI.
Kolonel Caj Drs. HM. Yahdi, M.Ag, Kabagbintalpsi Pusbintal TNI selaku penceramah menyampaikan beberapa pengetahuan yang disampaikan kepada 400 Prajurit beserta keluarganya, masing-masing dari personel Makodam XIV/Hsn, Lantamal VI/Makassar dan Lanud Hasanuddin.
“Penyaluran zakat profesi diberikan kepada 70 orang mustahik (yang berhak menerima zakat/tidak mampu) terdiri dari anak-anak yatim (ayahnya gugur/meninggal dunia), Warakawuri (suaminya gugur/meninggal dunia) dan Veteran, semuanya merupakan Mustahik dari wilayah Makassar. Meningkatkan dan memantapkan kondisi jiwa prajurit sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI, melalui pembinaan rohani ideologi tradisi kejuangan dengan harapan agar prajurit memiliki Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, disiplin teguh, moril tinggi dan jiwa korsa, baik individu maupun kesatuan untuk diaplikasikan dalam penugasan sehingga berhasil dan berdaya guna dalam keberhasilan tugas pokok TNI,” ujarnya. (MR/SITI-RL)
