oleh

Aksi Masyarakat Mengecam Keras Info Bohong Lembaga KAPAS Di Polda Sumut

METRORAKYAT.COM | ASAHAN – Sejumlah masyarkat dan para tokoh agama serta tokoh pemuda yang menamakan dirinya sebagai putra kelahiran Kabupaten Asahan melakukan orasi aksi demo di jalan Cokro Aminoto inti kota Kisaran dan di halaman Mapolres Asahan mengecam keras yang melakukan aksi demo di Polda Sumatera Utara pada hari Rabu kemarin oleh lembaga (KAPAS) Kumpulan Perantau Anak Asahan.

Para Demonstran pada orasinya mengatakan kalau Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syahrin Ritonga SIK,MSi tidak bekerja secara propesional dalam pemberantasan narkoba adalah informasi bohong yang beredar di tengah-tengah masyarakat.

Tokoh agama, Ustad Raja Dedi didampingi ratusan masyarakat mengatakan masyarakat Asahan tetap mendukung Kapolres Asahan dalam pemberantasan narkoba, dan mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebasar-besarnya kepada kapolres Asahan yang benar-benar bekerja dan telah berhasil dalam pemberantasan narkoba.

“Jadi kalau di katakan kapolres tidak bekerja itu tidak benar, berita itu bohong hanya fitnah, kami masyarakat Asahan mengecam keras yang mengatas namakan masyarakat Asahan yang telah mendistkriditkan, menjolimi dan membuat statement serta info sesat yang dapat melemahkan upaya Kapolres Asahan dalam memberantas jaringan narkoba, termasuk ketidak senangan atau ada oknum-oknum yang tidak suka dalam pemberantasan narkoba,” kata pendemo.

Baca Juga:  Setnov tiba-tiba kecelakaan, kini dirawat di RS Medika Permata Hijau

Pendemo yang merupakan warga masyarakat Asahan, juga menambahkan, generasi muda yang merupakan yang paling rentan terhadap narkoba, jadi sangat di sayangkan kalau Kapolda Sumtera Utara menaggapi secara sepihak tentang kinerja Kapolres Asahan. Ini diduga di lakukan oleh-orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak menyukai kapolres Asahan untuk melakukan pemberantasan narkoba,” sebut para pendemo.

Untuk itu, mereka meminta kepada Kapolda Sumtera Utara Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw untuk memberikan dukungan dan suport kepada Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga SIK,MSi dan jajarannya yang bekerja secara propesional, kami anggap berhasil dalam menangani pemberantasan jaringan narkoba,” sebut Raja Dedi yang di damping ustad Ramli dan pengurus Geranat Heri Lobe beserta elemen masyarakat Kabupaten Asahan.

Baca Juga:  Polsek Sunggal Polrestabes Medan Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor

Pernyataan senada juga di ucakan oleh ibu-ibu pengajian Aziniah Leni (40) warga Jalan Panglima Polem Lingkungan I Kelurahan Tebing Kisaran Kabupaten Asahan.

Mereka mendukung dan memberikan apresiasi kepada Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga SIK,MSi yang telah maksimal memberantas narkoba di jalan haji miskin, jalan pramuka, jalan durian dan di wilayah hukum Polres Asahan lainnya, yang di kenal sebagai sarang narkoba, segala tindakan dan praktik haram yang di anggap merugikan masyarakat harus di brantas

Sementara itu, ustad Ramli mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Asahan atas ide-idenya dan upaya dalam membentuk tim PAUS, dan Tim Siluman yang sudah bekerja maksimal dalam memberantas narkoba . “Mudah-mudahan atas kinerjanya dan jajarannya mereka diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” dan kami masih membutuhkan pemimpin seperti bapak Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga,” jelasmya.

Baca Juga:  Ketagihan Nyuri Minuman di Amankan Polsek Sunggal

Sebagai mana niat Bapak Kapolres Asahan untuk menekan angka peredaran narkoba wilayah hokum Polres Asahan, seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintahan di ikutkan dan berperan aktif sehingga memepermudah tugas-tugas kepolisian. ” Sebagai Aliansi Masyarakat Asahan Anti Narkoba, kami mengecam keras atas tuduhan lembaga KAPAS dan oknum-oknum yang tidak menyukai untuk memberantas narkoba,’ tandasnya Ketua HMI Kisaran

Dalam aksi unjuk rasa di ikuti oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi Geranat, dan sejumlah mahasiswa HMI kisaran, dan ibu-ibu pengajian, simpatisan anti narkoba dan mengecam keras memberikan info bohong yang mengatas namakan masyarakat Asahan.

Kemudian di lakukan pernyataan sikap penendatanganan di hadapana bapak Wakapolres Asahan yang telah di sediakan masyarakat dan penyerahan pernyataan sikap aliansi masyarakat asahan anti narkoba kepada wakapolres asahan Kompol Bernard Panjaitan sebagai bentuk mengecam keras lembaga KAPAS yang mengatas namakan masyarakat Asahan,” Pungkasnya ustad Ramli.(MR/red)

Breaking News