Pemkot Gunungsitoli Berikan Waktu Kepada Pemilik Cafe Raja Koki 3 Bulan Urus TDP dan SIUP
METRORAKYAT.COM | Gabungan LSM, Ormas dan OKP yang tergabung dalam aliansi Gerakan Perjuangan Nias (GAPERNAS) Kepulauan Nias menggelar aksi demonstrasi di Kantor Walikota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Senin (4/12/2017).
Pimpinan aksi, Edward Lahagu dalam orasinya meminta Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua agar tidak tebang pilih dalam menerapkan aturan. Salah satunya terhadap pengusaha Cafe Rajanya Koki dan Raja HP.
Menurutnya, Cafe Rajanya Koki dan Raja HP sejak beroperasi belum memiliki SIUP, TDP dan IMB renovasi seperti diatur dalam Permendagri No. 32 Tahun 2010. Mirisnya lagi kata Edward, Perusahaan tersebut belum mendaftarkan karyawannya di BPJS Ketenagakerjaan.
” Kami minta Walikota Gunungsitoli untuk menghentikan sementara aktivitas Cafe Rajanya Koki dan Raja HP. Pak Walikota jangan hanya mampu menerapkan aturan terhadap masyarakat kecil, sementara untuk kalangan pengusaha dikecualikan,” Tegas Edward.
Menanggapi aspirasi Aliansi GAPERNAS Kepulauan Nias, Walikota Gunungsitoli yang diwakili Asisten I, Kurnia Zebua menyambut baik aspirasi para pendemo.
” Apa yang disampaikan hari ini oleh Aliansi GAPERNAS Kepulauan Nias menjadi dukungan bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk menuntaskan hal tersebut. Mengenai IMB saat ini belum bisa kita terapkan karena belum ada Perda. Kita berharap mudah-mudahan dalam waktu ke depan ini akan diketuk palu terkait Perda IMB dimaksud,” ujar Kurnia yang juga Mantan Aktivis GMKI ini.
Lanjut Kurnia, TDP dan SIUP Raja HP sudah keluar 1 minggu yang lalu. Sementara untuk TDP dan SIUP Cafe Rajanya Koki masih dalam proses pengurusan karena menunggu izin lingkungan.
” Untuk Cafe Rajanya Koki belum ada TDP dan SIUP. Kita memberikan waktu kepada Pengusaha selama 3 bulan untuk mengurus izin tersebut. Ketika tidak dipenuhi sesuai dengan waktu yang diberikan, maka Pemko Gunungsitoli akan menerapkan aturan sesuai ketentuan yang berlaku,” Pungkas Kurnia mengakhiri.
Pantauan Wartawan, aksi damai tersebut berjalan dengan lancar dan tertib dengan pengawalan ketat dari Kepolisian Resort Nias.
(MR/kris/red)
